Kasus Mobil Mewah Raffi Ahmad, Artis Berkilah Kurang Paham Pajak

"Pajak ini masih ada yang membingungkan, enggak tahu mana yang wajib (dilaporkan) dan tidak. Sekarang saya ada dua kendaraan, (ternyata) itu kena pajak progresif," kata artis Ivy Batuta.
Desy Setyowati
Oleh Desy Setyowati
8 Agustus 2017, 14:34
Raffi dan Dirjen Pajak
twitter @RaffiAhmadLagi

Akun Twitter resmi Direktorat Jenderal Pajak sempat membuat kaget para netizen lantaran turut mengomentari unggahan foto mobil mewah yang diduga milik artis Raffi Ahmad. Belakangan, kasus tersebut dianggap sudah selesai lantaran Raffi telah mengkonfirmasi bahwa mobil itu bukan miliknya.

Menanggapi kajadian tersebut, artis Ivy Batuta mengaku dirinya pun kurang paham mengenai sistem pelaporan pajak. Padahal, dirinya sudah berkali-kali mengikuti sosialisasi pajak. Presenter kelahiran 1977 ini mengatakan bahasa yang dipakai Ditjen Pajak kurang "membumi". Selain itu, terlalu banyak informasi seputar pajak yang disampaikan dalam sekali sosialisasi.

"Pajak ini masih ada yang membingungkan, enggak tahu mana yang wajib (dilaporkan) dan tidak. Sekarang saya ada dua kendaraan, (ternyata) itu kena pajak progresif," kata dia ditemui di sela-sela peringatan ulang tahun ASEAN ke-50 di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Selasa (8/8). 

Meski belum paham betul mengenai perpajakan, ia mengaku tak khawatir jika dirinya diawasi Ditjen Pajak, termasuk melalui media sosial. Asalkan, prosedur pemeriksaan dan pengawasan dilakukan sebagaimana diatur dalam perundang-undangan. "Kalau diintip di media sosial, menurut saya itu konsekuensi," ujarnya.

Namun, Ivy tampak kaget ketika tahu bahwa Ditjen Pajak juga bisa memiliki akses untuk mengintip rekening bank. "Menurut saya itu ganggu privasi. Saya baru dengar itu, mungkin saya termasuk masyarakat yang kurang peduli. Tapi apalah, saya juga masih belum paham kepentingannya, apakah betul-betul efektif," ujar dia. (Baca juga: UU Buka Rekening Nasabah Disahkan, Sri Mulyani Janji Jaga Rahasia)

Adapun kasus mobil mewah Raffi Ahmad bermula dari foto unggahan rekan sesama artis Dika Angkasaputra Moerwani alias Raditya Dika. Radit, begitu ia akrab disapa, mengunggah foto dirinya, Raffi dan mobil mewah merek Koenigsegg pada Sabtu (5/8) pekan lalu.

Tak disangka-sangka, akun twitter Ditjen Pajak @DitjenPajakRI mengomentari foto tersebut. “Tolong bilangin ke Kak Raffi, jika ada penambahan harta di tahun berjalan, jangan lupa dilaporkan di SPT Tahunan ya Kak @radityadika,” demikian isi cuitan Ditjen Pajak.

Pascakejadian itu, Raffi diketahui menyambangi Kantor Pusat Ditjen Pajak guna mengklarifikasi soal mobil mewah Koenigsegg tersebut. Hasil pertemuan tersebut dibagikan melalui video berdurasi 1.08 menit di akun twitter Ditjen Pajak.

Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Raffi menyatakan mobil tersebut bukanlah miliknya. Pemilik aslinya adalah importir. Alasan Raffi memamerkan mobil itu karena dirinya diminta untuk mengiklankan kendaraan tersebut untuk dijual.

"Raffi sebagai iklan di dalam mobil yang mahal tadi. Memang harganya di atas Rp 60 miliar," ujar Ken. "Nanti kalau laku, saya minta yang membeli tolong laporkan di dalam SPT." (Baca juga: Ditawari Tax Amnesty, Anang Hermansyah: Tak Ada Artis Penjahat)

Raffi pun mengaku senang mendapat imbauan untuk patuh membayar pajak. Dia pun mengimbau warga negara lainnya untuk patuh. "Saya kasih semangat juga buat semuanya, artis, anak muda, siapapun itu, laporkan pajak kita untuk negeri kita," ujarnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait