Disanjung Presiden Bank Dunia, Sri Mulyani Bangga Pulang ke Indonesia

"Beliau adalah pejabat yang memulai reformasi di Bank Dunia menjadi lebih baik," kata Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim.
Dimas Jarot Bayu
25 Juli 2017, 21:47
Sri Mulyani Indrawati
@smindrawati

Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim menyebut Indonesia beruntung memiliki Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan. Dalam pandangannya, Sri Mulyani merupakan Direktur Pelaksana Bank Dunia paling terhormat sepanjang sejarah.

"Indonesia beruntung memiliki Menteri Keuangan seperti beliau," kata Jim dalam acara Indonesia Infrastructure Finance Forum, di Jakarta, Selasa (25/7).

Menurut dia, Sri Mulyani memiliki kemampuan berkomunikasi yang efektif dan jelas, bertanggung jawab melaksanakan kewajibannya, termasuk mengatur miliaran dolar dana yang diberikan Bank Dunia setiap tahun.

"Beliau adalah pejabat yang memulai reformasi di Bank Dunia menjadi lebih baik," ucapnya. (Baca juga: Bank Dunia Sebut 100 Peraturan Hambat Investasi Proyek Infrastruktur)

Merespons Jim, Sri Mulyani mengaku bangga bisa kembali ke Indonesia dan bergabung dengan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Ia pun yakin orangtuanya bangga dengan keputusannya tersebut. Hal itu juga sempat disampaikan Sri Mulyani kepada Jim saat akan melepas jabatannya di Bank Dunia.

"Saya meyakini bahwa almarhum orangtua bangga saya kembali ke Indonesia dan bergabung dengan pemerintah untuk mencoba memberikan apa yang Presiden Jokowi putuskan untuk membuat Indonesia yang setara, sejatera, damai, dan inklusif," kata dia.

Ia pun bangga dengan tingginya tingkat keyakinan masyarakat kepada pemerintahan saat ini. Berdasarkan hasil survei Gallup World Poll (GWP) yang dilakukan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Indonesia berada pada posisi pertama di dunia dalam tingkat keyakinan masyarakat terhadap pemerintah. 

Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah di Indonesia mencapai 80 persen, setara dengan Swiss. Tingginya persentase ini bahkan mengalahkan negara-negara maju yang tergabung dalam OECD, seperti Amerika Serikat, India, Inggris, Jerman, dan Prancis. (Baca juga: Kepercayaan Masyarakat Indonesia Terhadap Pemerintah Setara Swiss)

Menurut dia, tingginya tingkat kepercayaan tersebut membuktikan bahwa pemerintah telah efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Ini suatu pesan bagi kami yang bekerja di pemerintahan. Kami tahu bahwa kepercayaan dan keyakinan masyarakat kepada masyarakat dapat memperlihatkan seberapa efektif pemerintahan dilakukan. Sebuah cerminan pemerintah bisa memberikan layanan kepada masyarakatnya," ucapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait