Wall Street Cetak Rekor, IHSG Pimpin Kenaikan Indeks Bursa Asia

“Pelaku pasar merasa pidato Trump tersebut cukup menjaga pasar tetap positif."
Martha Ruth Thertina
2 Maret 2017, 14:20
IHSG
Arief Kamaludin|KATADATA
IHSG KATADATA | Arief Kamaludin

Mayoritas indeks bursa saham di kawasan Asia mencatatkan kenaikan pasca rekor baru yang dicetak bursa saham 'Wall Street' di Amerika Serikat (AS). Hingga Kamis (2/3) siang ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencetak kenaikan tertinggi di antara indeks bursa saham lainnya di Asia.

Pada penutupan sesi pertama perdagangan, Kamis siang, IHSG naik 0,98 persen ke level 5.415. Kenaikan yang cukup besar juga terjadi pada indeks Nikkei 225 dan Topix Index di Jepang yaitu sebesar 0,95 dan 0,79 persen. Adapun, indeks KLCI di bursa Kuala lumpur, Malaysia, juga menanjak 0,86 persen.

Indeks Asia lainnya yang juga mengalami kenaikan di antaranya indeks Kospi di Korea Selatan sebesar 0,63 persen, indeks Straight Times di Singapura 0,51 persen, dan indeks Hang Seng di Hong Kong 0,49 persen. Meski begitu, indeks bursa saham Asia atau MSCI AC Asia Pacific kecuali Jepang, justru turun 0,24 persen seiring dengan melorotnya bursa saham di Cina.

Analis Senior dari Bina Artha Sekuritas, Reza Priyambada mengatakan, laju indeks di bursa saham Asia cenderung positif lantaran merespons pidato Presiden Donald Trump di hadapan Kongres AS, sehari sebelumnya. Salah satu poin pidato Trump adalah rencana investasi US$ 1 triliun untuk infastruktur. (Baca juga: Bangkitkan Amerika, Trump Butuh Rp 13.400 Triliun buat Infrastruktur)

Selain itu, Trump menyatakan rencananya mereformasi perawatan kesehatan, serta reformasi imigrasi dan keringanan pajak untuk bisnis kelas menengah. “Pelaku pasar merasa pidato Trump tersebut cukup menjaga pasar tetap positif,” kata Reza.

Sekadar informasi, pasca pidato Trump, indeks utama di bursa New York tercatat mencapai level tertingginya pada Rabu waktu setempat. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1,46 persen menjadi 21.115,55, indek S&P 500 juga menguat 1,37 persen menjadi 2.395,96 dan Nasdaq Composite naik 1,35 persen menjadi 5.904,03.

Sentimen positif juga mewarnai indeks di bursa Eropa. Pada penutupan perdagangan Rabu kemarin, “Indeks Pan European Stoxx600 naik 1,47 persen dengan dukungan mayoritas saham, terutama saham-saham kontruksi dan material,” ucap Reza. Pergerakan positif tersebut juga terpantau masih berlanjut dalam perdagangan ini. (Baca juga: Selain Yunani, BI Pantau Risiko Politik Tiga Negara di Eropa)

Tim riset dari OSO Securities memaparkan, selain terdorong pidato Trump, euforia investor juga disokong oleh kinerja positif perekonomian AS. Pendapatan pribadi AS naik sebesar US$ 63 miliar pada Januari dan indeks manufaktur AS naik sebesar 1,7 poin ke level 57,7 pada Februari. 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait