Dana KUR Rp 110 Triliun Tahun Ini, Fokus Pertanian dan Perikanan

Desy Setyowati
20 Januari 2017, 21:39
Nelayan ikan
Arief Kamaludin|KATADATA

Pemerintah menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 110 triliun tahun ini. Target tersebut naik Rp 10 triliun atau 10 persen dari tahun lalu. Secara khusus, pemerintah meminta bank mengutamakan penyaluran KUR untuk sektor produktif seperti pertanian dan perikanan.  

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan, pemerintah menginginkan agar 40 persen KUR mengalir untuk sektor produktif. Sebab, sepanjang tahun lalu, sektor ini cuma mendapat bagian sebesar 17 persen. Sedangkan sektor perdagangan mendapat 66 persen. 

Porsi yang besar terhadap sektor produktif ini bertujuan agar penyaluran KUR berdampak maksimal terhadap pertumbuhan ekonomi. “Kami progresif tahun ini, karena kami ingin mendorong pertanian dan perikanan supaya ekonomi mereka itu bisa menggeliat,” ujar Iskandar usai rapat koordinasi KUR di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/1).

(Baca juga: Jokowi Akan Tambah Subsidi KUR agar UMKM Tak Terjerat Rentenir)

Untuk mendorong penyaluran KUR ke sektor produktif, pemerintah pun menaikkan Imbal Jasa Penjaminan (IJP) untuk kredit tersebut. Tujuannya agar bank makin percaya diri menyalurkan KUR. Sebab, kenaikan IJP meningkatkan kemampuan perusahaan penjamin dalam membayar klaim atas kredit macet. 

Pemerintah menetapkan IJP naik 0,25 persen menjadi 1,75 persen. “Iuran penjaminan dinaikkan supaya menutupi risiko kredit tadi,” ujar dia. Adapun bunga KUR tak berubah yakni 9 persen. (Baca juga: Menteri Susi Akan Bagikan 2.090 Kapal Nelayan Tahun Ini)

Sementara itu, Deputi Bidang Jasa keuangan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo menambahkan, pemerintah juga baru saja meluncurkan proyek percontohan (pilot project) berupa kartu tani bagi petani dengan lahan terbatas bahkan tidak memiliki lahan. Dengan Kartu Tani, petani akan mudah untuk mengakses jasa layanan perbankan baik simpanan maupun pinjaman.

“Untuk pilot project, di Jawa Tengah, petani yang enggak punya lahan itu nanti sudah 22 kabupaten yang akan megang kartu tani, by name by address siapa yang berhak, meskipun dia penggarap,” kata Gatot.

Sekadar catatan, realisasi penyaluran KUR tahun lalu tercatat mencapai 94,4 persen dari target yang sebesar Rp 100 triliun. Realisasi KUR tersebut lebih baik dibanding 2015 lalu yang hanya sekitar 75 persen dari target Rp 30 triliun.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait