Erick Thohir Dikabarkan Jajaki Akuisisi Bumiputera

Sejauh ini, belum ada kesepakatan apapun dengan Thohir. “(Dia) masih tahap pendekatan,” kata Pengelola Statuter AJB Bumiputera, Adhie Massardi.
Martha Ruth Thertina
28 Desember 2016, 10:10
Erick Thohir
Arief Kamaludin (Katadata)

Pendiri dan pemilik Grup Mahaka Erick Thohir dikabarkan tengah menjajaki peluang membeli PT Asuransi Jiwa Bumiputera. Perusahaan tersebut merupakan unit usaha AJB Bumiputera yang telah diakuisisi oleh PT Evergreen Invesco Tbk. Rencananya, perusahaan asuransi jiwa itu bakal melanjutkan bisnis asuransi AJB Bumiputera.

Informasi mengenai ketertarikan Erick dibenarkan oleh Pengelola Statuter AJB Bumiputera Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Adhie Massardi. Namun, sejauh ini, belum ada kesepakatan apapun dengan Erick. “(Dia) masih tahap pendekatan,” katanya kepada Katadata, Senin (26/12).

Langkah Erick menjajaki pembelian Asuransi Jiwa Bumiputera juga dibenarkan oleh sumber Katadata di internal perusahaan. Ia mengatakan, konsultan hukum Erick telah menemui pengelola statuter guna menjajaki kemungkinan tersebut.  

Di sisi lain, Adhie menerangkan, pihaknya akan membuat sejumlah persyaratan bagi para calon investor yang berminat mengakuisisi Asuransi Jiwa Bumiputera. Sebab, bisnis asuransi berbeda dengan bisnis lainnya. Misalnya, batasan minimal waktu investasi. “Harus locked (dikunci) lima tahun. Jadi tidak bisa (saat harga) saham naik, (sahamnya) dilepas,” ujarnya.

Advertisement

(Baca juga: Dua Bank BUMN Ditawari Skema Penyelamatan Bumiputera)

Ia juga menyatakan, pengelola statuter harus mengkaji kesiapan investor yang bersangkutan. Erick misalnya, belum pernah mengelola institusi keuangan. Namun, bukan berarti dia tidak bisa mengakuisisi Bumiputera.

“Bisa saja dia bayar orang-orang yang paham,” kata Adhie. Ia mencontohkan pengusaha Liem Sioe Liong yang berhasil mendirikan bank swasta terbesar di Indonesia: PT Bank Central Asia Tbk. (BCA).

Sayangnya, Erick belum bisa dimintai penjelasannya perihal kabar tersebut. Hingga berita ini ditulis,  bekas bos klub sepakbola asal Italia, Inter Milan, tersebut belum menjawab panggilan telepon atau pesan singkat yang dikirimkan Katadata.

Selain Erick, kabarnya beberapa investor asing juga berminat mengakuisisi Asuransi Jiwa Bumiputera. Namun, Adhie tidak mengkonfirmasi kabar tersebut. Ia hanya menjelaskan, Asuransi Jiwa Bumiputera memiliki prospek bisnis yang bagus. Apalagi sebagai perusahaan baru yang mewarisi aset dan jaringan AJB Bumiputera.

(Baca juga: Kondisi Keuangan AJB Bumiputera Terancam Memburuk)

Sebelumnya, Adhie menjelaskan, PT Asuransi Jiwa Bumiputera telah mengantongi izin usaha asuransi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Rencananya, perusahaan tersebut bakal mulai beroperasi pada Januari 2017.

Adapun AJB Bumiputera masih beroperasi, namun cuma mengelola pemegang polis lama. Jadi, AJB tidak lagi mengambil polis baru. Adapun proses migrasi karyawan mulai dilakukan pada Selasa (27/12) kemarin.  (Baca juga: Rights Issue Tertunda, Ada Skenario Baru Selamatkan Bumiputera)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait