Dengan Tiga Kartu “Sakti”, Ma’ruf Amin Janji Masa Depan Lebih Baik

Ketiga kartu tersebut yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Prakerja, dan Kartu Sembako Murah. “Negara telah hadir dan membantu kalian.”
Muchamad Nafi
17 Maret 2019, 22:06
Suasana debat Cawapres ketiga dengan cawapres nomor urut 01 Maruf Amin dan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). Debat ketiga yang hanya diikuti cawapres mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenag
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Suasana debat Cawapres ketiga dengan cawapres nomor urut 01 Maruf Amin dan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). Debat ketiga yang hanya diikuti cawapres mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial-kebudayaan.

Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin meminta para orang tua untuk tidak takut akan masa depan anak-anak mereka. Melalui beberapa program yang akan dibuat bersama calon presiden Joko Widodo, ia menjamin masa depan anak akan lebih baik terutama di dunia pendidikan dan pekerjaan.

Bila terpilih memimpin Indonesia, pasangan ini akan mengeluarkan beberapa kartu “sakti”. Ma’ruf meyakinkan hendak memperbesar manfaat dan maslahat program yang telah ada. “Maka kami akan mengeluarkan tiga kartu,” kata Ma’ruf dalam debat calon wakil presiden di Jakarta, Minggu (17/3).

(Baca: Ma'ruf Janjikan Optimalisasi JKN-KIS, Sandiaga Benahi BPJS Kesehatan)

Ketiga kartu tersebut yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Prakerja, dan Kartu Sembako Murah. Dua kartu pertama difokuskan pada pendidikan dan periode usai belajar. Dengan Kartu Prakerja memungkinkan masyarakat mendapatkan pelatihan dan tempat kursus gratis untuk meningkatkan keterampilannya dan siap terjun ke dunia kerja. Selain itu akan membangun iklim usaha yang kondusif untuk dunia kerja dan industri.

Advertisement

Menurutnya, bangsa Indonesia harus dibangun dengan akhlak mulia. Ia mengutip hadis yang menyebutkan bahwa dia diutus untuk menyempurnakan budi pekerti. Dia dan Jokowi berjanji siap mengemban amanah memimpin bangsa untuk menjadi negara maju.

Dua tahun lalu, salah satu sasaran pendidikan pada 2017 dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2017 adalah 19,7 juta siswa mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP). Pemberian KIP untuk jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas.

(Baca: Perseteruan Ma'ruf dan Sandi soal Badan Riset Nasional)

Selain itu pemerintah juga memberikan bantuan sekolah berupa Dana Operasional Sekolah (BOS) untuk 8,5 juta siswa untuk Madrasah dan 46,2 juta siswa dari jenjang SD hingga SMA. (Lihat Databoks berikut ini).

Sementara itu, Kartu Sembako untuk memudahkan masyarakat membeli bahan pokok makanan dengan harga terjangkau. Dengan berbagai program tersebut, ia meminta masyarakat tak takut akan masa depan anak-anak mereka. “Kepada anak-anakku, kalian jangan takut untuk bermimpi, bercita-cita. Orang tua jangan kuatir akan masa depan anaknya. Karena negara telah hadir dan membantu kalian,” ujarnya.

(Baca: Andalkan Tiga Kartu Sakti, Jokowi Janji Kembangkan SDM)

Seperti diketahui, pemilihan presiden 2019 diikuti dua pasangan calon, yaitu nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Debat kali ini merupakan putaran ketiga antara Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno yang mengangkat tema Pendidikan, Ketenagakerjaan, Kesehatan, Sosial dan Budaya.

Reporter: Desy Setyowati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait