Megawati Kumpulkan Elite PDIP Bahas Persiapan Pendaftaran Capres

Hasto membantah keretakan di tubuh koalisi para penyokong Jokowi terkait kabar hengkangnya PKB dan Golkar.
Ameidyo Daud Nasution
9 Agustus 2018, 06:33
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua Umum PDIP Megawati
ANTARA FOTO/Moch Asim
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (kanan) didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kiri) menghadiri Rapat Kerja Daerah Khusus PDIP, di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (3/2/2018).

 

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menggelar rapat dengan sejumlah jajaran elite partainya dari sore hingga malam kemarin. Mereka yang hadir di antaranya Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani yang juga anaknya.

Pertemuan tersebut berlangsung sekitar 45 menit di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta. Sekitar pukul 21.00, Hasto keluar dari kediaman Mega. Dia mengatakan kedatangannya untuk membahas tahapan persiapan Joko Widodo serta bakal calon wakil presidennya berlaga di pemilihan presiden (Pilpres) 2019. “Langkah strategis untuk pendaftaran pasangan calon tersebut,” kata Hasto.

(Baca juga: Jokowi Sebut Cawapres Pilihannya Berinisial "M").

Advertisement

Selain para petinggi partai, sebelumnya beredar kabar Presiden Jokowi datang ke rumah Megawati. Namun Hasto membantah hal tersebut dengan alasan kesibukan Presiden membuat Jokowi tidak hadir. Walau demikian, komunikasi PDIP dengan mantan Walikota Solo tersebut tetap terjalin intens.

“Sudah dilakukan dengan intens setelah pembekalan calon anggota legislatif. Kan Ibu Mega dengan Pak Jokowi satu mobil,” kata Hasto.

Dalam kesempatan itu, Hasto melaporkan kepada Mega perkembangan kerja sama partai politik pengusung Jokowi untuk maju ke periode keduanya. Misalnya, pertemuan para sekretaris jenderal partai politik sebagai langkah konsolidasi terkait dengan visi dan misi, kemudian struktur tim kampanye dan kunjungan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU)

Dia juga memastikan para ketua umum dan sekretaris jenderal partai politik pengusung akan bertemu Jokowi lagi sebelum pendaftaran. Dijadwalkan pertemuan berlangsung hari ini. Namun Hasto masih bungkam pukul berapa hal tersebut dilakukan. Sebab akan menyesuaikan dengan agenda Jokowi dan ketua umum partai.

(Baca pula: Jelang Keputusan Cawapres Jokowi, Ma'ruf Amin Diam-diam ke Istana).

Pihaknya juga merencanakan mendaftarkan capres dan cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada hari Jumat (10/8) mendatang. Visi dan misi Jokowi dan capresnya akan dimasukkan bersama dalam berkas ke KPU. “Termasuk tim kampanyenya,” ujar dia.

Pada kesempatan ini, Hasto membantah kabar yang menyebutkan ada keretakan di tubuh koalisi para penyokong Jokowi, seperti akan hengkangnya Partai Kebangkitan Bangsa dan Golkar. Menurutnya, komunikasi masih berjalan dengan baik. Mereka intens berhubungan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Dia meyakinkan peserta koalisi sudah memiliki “seragam bersama” untuk menyatukan identitas sebagai pengusung Jokowi.

(Baca: PDIP Percaya JK dan PKB Tak Beralih Dukungan Bila Gagal Jadi Cawapres).

Karena itu, “Kami pastikan tidak ada yang hengkang,” ujar Hasto. “Siapapun yang ditetapkan sebagi calon presiden tentu saja memperhatikan seluruh masukan-masukan yang diberikan oleh para ketua umum parpol pengusung.”

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait