Dorong Pertumbuhan, Gaikindo Gelar Pameran Perdana Kendaraan Komersial

Kendaraan niaga pada tahun lalu menjadi bintang penjualan. Proyek infrastruktur dan membaiknya pertambangan sebagai pendorong utama.
Dimas Jarot Bayu
Oleh Dimas Jarot Bayu
6 Februari 2018, 17:32
GIIAS 2017
ANTARA FOTO/Audy Alwi
Presiden Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) Biswadev Sengupta (kiri) bersama Direktur Pemasaran dan Distribusi Pankaj Jai, memperkenalkan Tata Prima LX 2528.K pada ajang Gaikindo International Indonesia Auto Show (GIIAS) 2017 di BSD City

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) akan menggelar pameran perdana khusus untuk kendaraan komersial. Berbeda dengan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), perhelatan unggulan yang lebih menyasar kendaraan penumpang, Gaikindo Indonesia Internasional Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 berkonsep business to business (B2B).

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengatakan, pameran ini melibatkan berbagai agen pemegang merek (APM), seperti Daihatsu, DFSK, Hino, Isuzu, Iveco, dan Mobil Anak Bangsa (MAB). Selain itu ikut pula Mercedes-Benz, Mitsubishi Fuso, Mitsubishi Motors, Suzuki, UD Truck, United Tractors, Toyota, serta Volvo. “Kehadiran produk-produk unggulan dari brand kendaraan komersial di GIICOMVEC 2018 diharapkan semakin mendorong pertumbuhan industri kendaraan komersial,” kata Nangoi di Jakarta, Selasa (6/2).

Selain kendaraan komersial, pameran pada 1-4 Maret 2018 ini hendak diikuti empat industri karoseri, yakni Adiputro, Laksana, Shinmei, dan Sugity Creatives. Ada pula industri pendukung lainnya, seperti ADR Group, Alcoa Wheel, Astraotoparts, BG Product, dan Dunlop. Juga, ikut bergabung Esmak Makine, Evalube, Gajah Tunggal, Goodyear, Himawan Putra, serta Pro7 Auto Lighting.

Menurut Yohanes, para APM telah konsistens dalam mengembangkan bisnis kendaraan komersial. Dari sisi pertumbuhan, penjualan kendaraan niaga pada tahun lalu memang menjadi bintangnya. Ketika penyerapan kendaraan penumpang cenderung stagnan, penjualan truk dan double cabin meningkat hingga 45 persen dibandingkan 2016.

Ada beberapa faktor yang mendorong pertumbuhan fantastis tersebut. Misalya, kata Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiharto, tingginya penjualan kendaraan komersial tidak lepas dari proyek-proyek infrastruktur. Selain itu, produktivitas logistik tumbuh signifikan seiring membaiknya distribusi dan perdagangan. Meningkatnya harga komoditas seperti batubara dan kelapa sawit juga mendorong pertumbuhan kendaraan komersial tahun lalu.

Sementara itu, Ketua III Gaikindo Rizwan Alamsjah mengatakan, sebanyak enam APM akan meluncurkan kendaraan komersial baru dalam acara tersebut. Mereka yakni Isuzu, Iveco, Mercedes-Benz, Suzuki, Volvo, dan Mitsubishi Fuso. “Membuktikan eksistensi kendaraan komersial di Indonesia kian meningkat,” kata Rizwan.

Dalam kalkulasi Rizwan, sebanyak 3.000 pembeli potensial dari berbagai industri akan hadir. Mereka dari industri logistik, konstruksi dan infrastruktur, komoditas migas dan non-migas, retail, serta wholesaler. Targetnya, acara tersebut memberikan nilai lebih untuk para potential buyers, salah satunya adalah program “Bus & Truck Live Demo Area” di mana para peserta akan mendemonstrasikan teknologi kendaraannya.

Selain GIICOMVEC 2018, Gaikindo akan kembali menggelar GIIAS 2018 pada 2-12 Agustus 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang. Hingga bulan lalu, tercatat 111 merek menyatakan minat berpartisipasi.

Video Pilihan

Artikel Terkait