Kementerian Pekerjaan Umum Sukses Garap 8 Proyek Mangkrak

Pemerintah mengarahkan pembangunan ke Indonesia Timur dengan menggeber proyek baru.
Muchamad Nafi
13 Oktober 2015, 15:06
Jembatan Suramadu
Ahmad Yunus|KATADATA
Kendaraan bermotor menyeberangi jembatan Suramadu di Jawa Timur.

 

KATADATA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah mendata sejumlah proyek yang mangkrak selama bertahun-tahun. Dari olah data itu, pemerintah mempercepat menggarap sejumlah rencana pekerjaan yang terbengkalai. Hasilnya, delapan proyek berhasil digarap sejak setahun terakhir. Bahkan, beberapa telah rampung.

"Ini proyek bertahun-tahun tidak diteruskan pelaksanaannya atau dapat dikatakan mangkrak sampai dengan akhir 2014 lalu," kata Menteri Pekerjaan Uumum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat paparan kinerja Kementerian Pekerjaan Umum di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa, 13, Oktober 2015.

Basuki menyebutkan salah satu di antara proyek itu ialah Jalan Tol Cikopo - Palimanan yang diresmikan pada 13 Juni 2015. Lalu, ada pula Bendungan Jatigede di Sumedang, Jawa Barat yang mulai digenangi pada 31 Agustus 2015, kemudian jembatan Soekarno di Sulawesi Utara yang diresmikan pada 28 Mei 2015. "Jembatan Merah Putih di Maluku dengan progres fisik 90,8 persen dan Jembatan Tayan di Kalimantan Barat dengan progres fisik 96 persen," ujarnya.

Sisanya yaitu Bendungan Nipah di Jawa Timur yang akan digenangi pada November mendatang, Bendungan Bajulmati di Jawa Timur yang ditargetkan rampung akhir tahun ini, serta penanganan lumpur Lapindo. Menurut Basuki, program infrastruktur tersebut penuh tantangan. Dengan beresnya proyek-proyek ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Indonesaia di tingkat global.  

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono
(Katadata | Arief Kamaludin)
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Basuki Hadimuljono

Basuki menyebutkan pembangunan infrastruktur menghadapi tantangan arus urbanisasi. Sebanyak 53 persen masyarakat terpusat di perkotaan. Karena itu, kementeriannya mengarahkan pembangunan ke Indonesia Timur. Misalnya dengan menggeber proyek baru yang dimulai tahun ini. Sebagai contoh ialah pembangunan Jembatan Teluk Kendari dan Jembatan Holtekamp (Papua), pembangunan jalan perbatasan di Kalimantan, Papua, dan Nusa Tenggara Timur, serta proyek 13 bendungan.

"Kami juga membentuk Badan Infrastruktur Wilayah (BPIW) yang memetakan 35 kawasan strategis sehingga pembangunan infrastruktur tidak berjalan sendiri-sendiri," kata Basuki. (Baca juga: Bappenas Siapkan Proposal Tambahan Utang ke Cina). 

 

Hingga kemarin, realisasi serapan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum mencapai 45 persen dengan nilai Rp 53,5 triliun dan realisasi fisik 51,4 persen. Hal tersebut masih sejalan dengan target sasaran serapan di akhir tahun sebesar 93 persen. Basuki optimistis target tersebut terlaksana.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Mudjiadi mengatakan untuk menyelesaikan bendungan yang mangkrak seperti Jatigede cukup sulit. Pasalnya, selain lantaran aturan yang kerap berganti, ada pula ribuan keluarga di lahan terdampak yang memerlukan ganti rugi. "Permasalahan sosialnya yang biasanya membuat lebih ruwet," kata Mudjiadi.

Reporter: Ameidyo Daud Nasution
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait