Pertama Kali Calon di Pilkada Wilayah Sumbar Lawan Kotak Kosong

Sebenarnya ada satu bakal pasangan calon lain yang berpeluang. Namun dukungan partai ke Atos Pratama dan M Saleh tak mencapai syarat minimal.
Merdeka.com
Oleh Merdeka.com
25 September 2020, 17:24
Proses simulasi pemungutan suara pemilihan serentak 2020 di Jakarta, Rabu (22/7/2020). Simulasi tersebut digelar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait proses pemungutan dan penghitungan suara Pilkada serentak 2020 yang akan dilaksanakan pada
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Proses simulasi pemungutan suara pemilihan serentak 2020 di Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sumatera Barat mempunyai satu cerita menarik. Untuk pertama kalinya, sepanjang sejarah politik di Sumatera Barat, muncul calon tunggal. Calon tunggal itu muncul pada Pilkada Kabupaten Pasaman.

Calon tunggal itu adalah pasangan calon (paslon) Benny Utama dan Sabar AS sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman.

Pasangan Benny-Sabar itu diusung oleh 8 partai politik sekaligus: Golkar, PKB, Demokrat, PAN, PPP, PDIP, PKS, dan Nasdem dengan dukungan 29 kursi di DPRD Kabupaten Pasaman.

Calon tunggal, alias melawan kotak kosong itu bukan tanpa alasan. Sebenarnya terdapat satu bakal paslon lain yang berpeluang yakni, Bupati Pasaman petahana Atos Pratama dan mantan Sekda Pasaman M Saleh sebagai Calon Wakil Bupati.

Namun Atos-Saleh harus gigit jari lantaran hanya mendapatkan dukungan 5 kursi dari Partai Gerindra di DPRD Kabupaten Pasaman. Walaupun ada satu Parpol yakni Hanura yang memiliki 1 kursi, namun dukungan itu pun masih tak cukup untuk mengikuti Pilkada tersebut.

Artikel ini terbit pertama kali di:

Video Pilihan

Artikel Terkait