SBY Ungkap Rahasia Ada Orang yang Cari Muka ke Jokowi

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, SBY, merasa menjadi korban fitnah dan tuduhan, lantaran partainya menolak pengesahan UU Cipta Kerja.
Merdeka.com
Oleh Merdeka.com
13 Oktober 2020, 16:27
sby, jokowi, demo uu cipta kerja, dalang demo uu cipta kerja
Katadata/Dimas Jarot Bayu Prakoso
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bertemu di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja yang berlangsung pada 8 Oktober lalu dilaporkan berakhir dengan ricuh di sejumlah wilayah di Indonesia. Beberapa terduga perusuh yang diamankan polisi disebut tak mengetahui substansi dari unjuk rasa dan mengaku hanya diberi arahan oleh seseorang.

Hal tersebut menjadi salah satu dasar munculnya dugaan yang menyebut jika aksi demonstrasi itu sengaja disponsori. Para pendengung (buzzer) di media sosial juga turut menggaungkan kabar adanya dalang di balik demo penolakan UU Cipta Kerja.

Tuduhan-tuduhan tersebut justru mengarah ke Partai Demokrat, usai mereka menentukan sikapnya untuk menolak pengesahan UU Cipta Kerja. Demokrat dituding mendanai massa dan menginstruksikan kader di daerah untuk menerima pendemo.

Menanggapi hal tersebut, mantan Ketua Umum Partai Demokrat, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun angkat bicara dan mengungkapkan fakta sebenarnya. Berikut ulasannya:

SBY Bantah Isu yang Beredar

Melalui video yang diunggah di akun Youtube SBY, ia membantah isu yang menyebut dirinya sebagai dalang di balik aksi demo tolak UU Cipta Kerja. SBY menegaskan, ia tidak memiliki niat maupun pikiran untuk menggerakkan massa. Mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini merasa menjadi korban fitnah dan tuduhan.

Artikel ini terbit pertama kali di:
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait