Perhelatan AM IMF-WB 2018 di Bali Show
Arief Kamaludin | KATADATA
Arief Kamaludin
Oleh Arief Kamaludin
15 Oktober 2018, 05:27

Dari New Hampshire ke Bali: Ajang Internasional Pengharum Bangsa

Berbagai respons positif disampaikan dunia internasional atas penyelenggaraan sidang tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia di Bali. Sepanjang pekan lalu, Indonesia dinilai sukses menjadi tuan rumah acara tersebut dengan pencapaian sejumlah pembahasan ekonomi dunia. Pidato Presiden Joko Widodo pun mendapat sambutan meriah, yang dinilai membawa konferensi pada level tinggi dari pergelaran tahun-tahun sebelumnya.

Walau menyisakan perdebatan akan faedah acara tersebut di dalam negeri, terutama kritik dari sejumlah politisi, apresiasi tetap berhamburan dari sejumlah pihak. “Salut dan terima kasih kepada pemerintah yang telah bekerja keras mengharumkan bangsa,” demikian ekonom Faisal Basri bercuit di akun twitter-nya. “Selamat kepada Dr. Sri Mulyani yang memperoleh penghargaan sebagai menteri keuangan terbaik dunia.”

(Baca juga: Teka-teki Penulis Pidato Game of Thrones Jokowi)

IMF didirikan pada Juli 1944 dalam Konferensi Bretton Woods di New Hampshire, Amerika Serikat. Sebanyak 44 negara yang hadir berupaya membentuk kerangka kerja sama ekonomi internasional guna mencegah terulangnya devaluasi mata uang kompetitif yang mengakibatkan depresi besar pada 1930-an.

Untuk menjaga stabilitas dan mencegah krisis dalam sistem moneter internasional, IMF memantau kebijakan negara anggota melalui sistem pengawasan. Mereka memberi saran yang mampu meningkatkan stabilitas ekonomi, mengurangi kerentanan terhadap krisis ekonomi dan keuangan, dan memperbaiki standar hidup. Tak selalu formula yang mereka racik “sukses”, seperti saat membenahi krisis moneter Indonesia pada 1998.

Lembaga ini juga memfasilitasi perdagangan internasional, mendorong perluasan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta membantu mengurangi kemiskinan global. IMF diatur oleh dan bertanggung jawab kepada 189 negara anggotanya, yang perwakilannya pekan lalu berbondong-bondong ke Bali.