Aksi Kecam Presiden Perancis Emmanuel Macron Show
Adi Maulana Ibrahim |Katadata
Image title
Oleh Adi Maulana Ibrahim
3 November 2020, 07:25

Foto: Karikatur Panas di Prancis, Demo di Indonesia

Komentar Presiden Prancis, Emmanuel Macron, terkait penggunaan karikatur Nabi Muhammad dianggap menghina Islam. Dunia muslim menilai, dalih seni lukis itu sebagai kebebasan berekspresi tak dapat diterima sama sekali.

Demonstrasi bermunculan di negara-negara yang mayoritas berpenduduk muslim, termasuk di Indonesia. Kemarin, aksi unjuk rasa digelar di beberapa kota. Di Yogyakarta, salah satu titik utama demonstrasi di kawasan Nol Kilometer. Tak hanya mengecam pernyataan Macron, para peserta menyerukan untuk memboikot produk-produk dari Negeri Menara Eiffel itu.

Di Jakarta, peserta demo mengepung kantor Kedutaan Besar Prancis di Jalan MH Thamrin. Pesertanya seperti dari Front Pembela Islam, Persaudaraan Alumni (PA) 212, dan beberapa eksponen lain.

Aksi ini diwarnai dengan perobekan foto Macron. Serpihan fotonya kemudian diinjak massa sebagai ekspresi kemarahan. “Ayo robek fotonya,” seru orator kepada massa dari atas mobil komando.

Orator lainnya mengatakan, pernyataan Macron merupakan cermin kepanikan Prancis atas masifnya dakwah Islam di penjuru dunia. Aksi unjuk rasa ini membuat kepolisian menutup arus lalu lintas di Jalan MH Thamrin mulai dari Bundaran Hotel Indonesia.