Simulasi Vaksinasi COVID-19 Show
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.
Image title
Oleh Adi Maulana Ibrahim
21 November 2020, 15:30

Foto: Bersiap Vaksinasi Virus Corona dengan Simulasi

Beberapa perusahaan dan lembaga farmasi sebentar lagi menyelesaikan uji klinis tahap tiga vaksin virus corona.  Kemungkinannya, anti virus itu bisa diedarkan ke masyarakat akhir tahun ini atau awal tahun depan. Untuk itu, pemerintah mulai menggelar simulasi vaksinasi.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menegaskan simulasi vaksinasi Covid-19 penting untuk menunjang pelaksanaannya oleh petugas medis. "Pak Wali Kota dan WHO juga ikut memantau supaya orisinalitas kita dalam melakukan simulasi sesuai fakta," kata Terawan, di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (18/11/2020).

Selain itu, simulasi untuk sosialisasi kepada masyarakat agar tak takut divaksin. "Supaya tidak kagok dalam istilah Jawa, tidak gagap. Dan kita lakukan latihan terus," ujarnya. 

Terkait jenis vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat, menurut Terawan, akan diambil dari yang masuk dalam daftar WHO. "Apa yang paling rasional untuk dibeli" kata Terawan.

Selama vaksin belum tersedia, pemerintah meminta masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Ketika beraktivitas di luar rumah, orang-orang mesti memakai masker, menjaga jarak dengan menjauhi kerumunan, dan sering mencuci tangan. Menurut Satgas Penanganan Covid-19, memakai masker ampuh untuk menekan penyebaran pandemi ini lebih dari 70 %.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan