Para Relawan Pandemi COVID-19 Show
ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Image title
Oleh Antara
15 Maret 2021, 16:05

Foto: Para Relawan Covid-19

Sudah satu tahun sejak kasus pertama Covid-19 diumumkan oleh Presiden Joko Widodo masuk Indonesia pada 2 Maret 2020. Itu awal perubahan kehidupan masyarakat. Angka kasus yang terus meningkat berdampak pada interaksi sosial masyarakat, pendidikan, ekonomi, dan budaya.

Pada 15 Maret 2020 Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi posko dukungan operasi satgas penanganan Covid-19 di daerah itu. Relawan melakukan intervensi di setiap lokasi persebaran virus corona dengan melakukan dekontaminasi penyemprotan disinfektan dan sosialisasi kepada masyarakat.

Tidak hanya itu, mereka juga memiliki tim emergency yang bertugas setiap hari selama 24 jam untuk merespons kasus kedaruratan Covid-19. Selain menjemput pasien, tugas Posko Dukungan melaksanakan proses pemakaman jenazah yang dinyatakan positif Covid-19 oleh Tim Kubur Cepat.

Tim Kubur Cepat merupakan kelompok rentan tertular Covid-19 dan menjadi garda terakhir penanganan pandemi ini. Sejumlah relawan memilih untuk tidak pulang ke rumah untuk melindungi keluarganya. Sebagai upaya meminimalisasi risiko penularan, mereka juga melakukan tes cepat antigen secara berkala.

Komandan TRC DIY Pristiawan Buntoro mengatakan Tim Reaksi Cepat dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Yogyakarta merupakan unsur utama dalam fungsi dukungan operasi satgas penanganan Covid-19. "Proses pemakaman dilakukan sesuai prosedur Covid-19. Tim Kubur Cepat harus disiplin mengenakan alat pelindung diri guna meminimalisasi risiko penularan Covid-19," kata Pristiawan Buntoro.

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.