KASUS COVID-19 NASIONAL TEMBUS ANGKA DUA JUTA Show
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.
Image title
23 Juni 2021, 06:30

Foto: Ketika Dua Juta Penduduk Indonesia Terserang Covid-19

Kasus Covid-19 di Tanah Air begitu tinggi dua pekan terakhir. Bahkan Senin kemarin mencapai 14.536 orang positif virus corona. DKI Jakarta menyumbang lonjakan tertinggi 5.014 orang. Penambahan di awal pekan ini mengantarkan total orang yang terserang Covid-19 di Indonesia menembus dua juta kasus, tepatnya 2.004.445 sejak awal pandemi.

Kemarin, angka penambahanya masih mencemaskan, hanya menurun tipis dengan jumlah yang terinfeksi virus ini 13.668 orang. Lantaran lonjakan kasus begitu tinggi, pemerintah kembali memperketat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara mikro.

Di zona merah, jam operasional pusat perbelanjaan dan restoran dipercepat tutupnya. Pertemuan-pertemuan yang mengundang kerumunan orang banyak dibubarkan. Disinfektan kembali disemprotkan di jalan-jalan, seperti awal-awal pandemi menyebar di Tanah Air tahun lalu.

Dalam PPKM mikro ini pula, pemerintah membatasi mobilitas orang di 10 titik jalur di Ibu Kota Jakarta. Mereka tak boleh melewatinya dari pukul 22.00 hingga 04.00. Hanya penghuni di kawasan itu dan yan berkepentingan dengan pelayanan kesehatan yang boleh melintas.

Pembatasan ini diberlakukan mulai Selasa (22/6) hingga dua pekan mendatang. “Penebalan atau penguatan PPKM Mikro arahan Presiden untuk melakukan penyesuaian. Berlaku 22 Juni - 5 Juli,” kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Senin (21/6).

Berikut potret buram dampak Covid-19 yang menyelimuti Indonesia di sejumlah daerah.

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.