Menilik Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) Show
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Image title
29 September 2021, 07:00

Foto: 98 Pekan Pembangunan Jakarta International Stadium

Pembangunan Jakarta International Stadium memasuki pekan ke-98. Semestinya, stadion yang digadang-gadang memiliki sederet keistimewaan ini rampung pada Oktober 2021 nanti. Berdasarkan informasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di akun Instagram resminya pada Rabu pekan lalu, pembangunan JIS sudah mencapai 71,75 persen.

“Sejak hari Minggu kemarin, rumput hybbrid sudah mulai digelar di lapangan utama stadion,” demikian tulis Anies di Instagram. “Targetnya lapangan utama selesai terpasang pada akhir Oktober.”

Pembangunan stadion ini diklaim menganut konsep ramah lingkungan yang menerapkan sistem zero run-off. Lewat sistem tersebut, bagian lapangan mampu meresapkan air hujan ke tanah secara otomatis hanya dalam hitungan detik untuk dialirkan melalui saluran air kota Jakarta Utara.

Sistem tersebut dapat diterapkan berkat penggunaan rumput hybrid dengan komposisi 95 persen rumput natural berjenis Zoysia Matrella dan lima persen rumput sintetis berjenis Limonta Mixto. Perpaduan ini diklaim setara dengan rumput pada lapangan yang menjadi markas klub sepakbola Bayern München, yaitu Allianz Arena dan sudah memenuhi standar FIFA.

Rumput jenis tersebut juga diyakini mampu bertahan hingga 1.000 jam pertandingan. Ini berbeda dengan rumput natural yang hanya mampu bertahan 300 jam pertandingan. Berkat konsep pembangunan ini, JIS mendapat penghargaan berupa predikat platinum dengan skor 91/100 dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.