Gubernur Anies Sebut PSBB Jakarta Hari Pertama Berjalan Baik

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut pelaksanaan hari pertama PSBB dan penyaluran sembako untuk masyarakat miskin berjalan baik.
Image title
10 April 2020, 19:32
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) didampingi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang juga Kepala BNPB Doni Monardo (kanan) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan membahas penanganan virus corona di Jakarta, Rabu (18/3)
ANTARA FOTO/Dewanto Samodro
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) didampingi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang juga Kepala BNPB Doni Monardo (kanan) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan membahas penanganan virus corona di Jakarta, Rabu (18/3)

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyatakan, hari pertama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mengurangi penularan virus Corona berjalan dengan baik. 

“Alhamdullilah hari pertama PSBB sejauh ini berjalan baik," kata Anies kepada wartawan di Jakarta, Jumat (10/4).

Anies pun menyatakan penyaluran kebutuhan pokok untuk masyarakat pra sejahtera juga berjalan dengan baik.  Selama dua hari terhitung sejak kemarin (9/4) Pemprov DKI Jakarta melalui PD Pasar Jaya telah mendistribuskan 40 ribu barang kebutuhan pokok kepada masyarakat DKI Jakarta.

“Jadi kita memberikan kira-kira 20 ribu per hari. Untuk 20 ribu Kepala Keluarga (KK). Nanti totalnya akan ada 1,2 juta (KK yang mendapatkan),” kata Anies.

Advertisement

Dalam unggah di Instagram pribadinya, Anies menjelaskan pendistribusian bahan kebutuhan pokok ini akan terus dilakukan hingga 18 April nanti. Dimulai sejak kemarin di wilayah Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara dan hari ini di Kelurahan Jatinegara dan Kelurahan Cililitan, Jakarta Timur.

(Baca: Selama PSBB Jakarta, Motor Pribadi Bisa Bawa Penumpang tapi Ada Syarat)

Anies menyatakan, penyaluran bantuan dilakukan petugas dengan mengantar langsung ke rumah tangga sasaran agar masyarakat tetap berkegiatan di rumah. Rupa bantuan yang diberikan, kata Anies, adalah bahan makanan, masker kain dan sabun.  

Selain itu, eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan, [ada hari pertama PSBB juga telah dilakukan langkah-langkah persuasif yang dilakukan oleh Petugas Satpol PP, TNI dan Polri untuk menegakkan aturan.

 “Penertiban juga sudah kita mulai, tapi persuasif. Kalo ada yang berkumpul kita peringatan,” kata Anies.  

(Baca: Gojek dan Grab Setop Fitur Angkut Penumpang Ojol Selama PSBB Jakarta)

Oleh karena itu, ia mengimbau agar  masyarakat tetap berdiam diri di dalam rumah guna memotong mata rantai virus corona atau Covid-19.  “Bahwa ini bukan persoalan tidak pergi. Tapi untuk memotong mata rangkai virus," kata Anies.

Kemarin (9/4) Anies mengesahkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB sebagai dasar pelaksanaan teknis. Di dalamnya termaktub pasal-pasal tentang kegiatan yang dibatasi dan dikecualikan boleh dilakukan. Salah satu kegiatan yang dibatasi adalah beribadah secara berjamaah di fasilitas ibadah publik.

Melansir Antara, berbeda dengan Anies yang menyatakan PSBB Jakarta berjalan baik,  Wakil Walikota Jakarta Pusat Irwandi menyatakan 20 persen dari masjid di kawasannya melanggar aturan PSBB dengan menggelar salat Jumat. 

"Padahal kita, polisi, dan TNI sudah imbau dan ingatkan beribadah dari rumah saja sejak sebulan yang lalu," kata Irwandi, Jumat (10/4).

Irwandi mencontohkan masjid yang melanggar berada di kawasan Paseban, Senen dan Tanah Tinggi, Johar Baru. Ia pun menyatakan masjid di dekat rumahnya masih menggelar salat Jumat.  

 

Reporter: Muchammad Egi Fadliansyah
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait