Lelang Jabatan Dirjen Pajak Sisakan 11 Calon Potensial

Panitia seleksi Pansel pejabat tinggi madya Kementerian Keuangan meloloskan 11 orang calon Direktur Jenderal Pajak pada tahap seleksi pembuatan makalah Sekitar 17 orang peserta lainnya gugur dalam seleksi tersebutDalam proses pengu
Nur Farida Ahniar
2 Desember 2014, 12:43
kantor-direktorat-jenderal-pajak-ri.jpg

KATADATA ? Panitia seleksi (Pansel) pejabat tinggi madya Kementerian Keuangan meloloskan 11 orang calon Direktur Jenderal Pajak pada tahap seleksi pembuatan makalah. Sekitar 17 orang peserta lainnya gugur dalam seleksi tersebut.

Dalam proses pengujian makalah itu bertujuan mengukur kemampuan dan kompetensi konsep kepemimpinan para kandidat. Peserta lelang jabatan menuliskan harapan, visi misi dan inovasi untuk dinilai tim seleksi. (Baca: Kemenkeu Loloskan 28 Calon Dirjen Pajak)

Seluruh peserta seleksi yang lolos ke tahap selanjutnya itu berasal dari internal Kementerian Keuangan. Untuk level direktur yang lolos adalah Direktur Keberatan dan Banding Ditjen Pajak Catur Rini Widosari, Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Dadang Suwarna. Selanjutnya Direktur Transformasi Proses Bisnis Ditjen Pajak Wahyu Karya Tumakaka, Direktur Peraturan Perpajakan II Ditjen Pajak Poltak Maruli John Liberty Hutagaol.

Beberapa Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Pajak yang lolos yaitu Kakanwil Banten Muhammad Haniv, Kakanwil Wajib Pajak Besar Sigit Priadi Pramudito. Lainnya, Kakanwi Jawa Tengah I Edi Slamet Irianto, Kakanwil Jawa Timur I Ken Dwijugiasteadi

Advertisement

Calon Dirjen Pajak yang lolos lainnya yaitu Tenaga Pengkaji Bidang Pembinaan dan Penerbitan Sumber Daya Manusia Rida Handanu, Pelaksana pada Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian Ditjen Pajak Suryo Utomo, dan Sekretaris Komite Pengawas Perpajakan Puspita Wulandari.  

Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menilai hasil proses seleksi pembuatan makalah belum memberikan kepastian bahwa seluruh calon yang lolos memiliki kompetensi teknis. Apalagi ide dan gagasan dalam makalah tidak diketahui publik sebagai bahan penilaian.

Dia menyayangkan nama-nama berpengalaman di lembaga otoritas pajak itu justru tidak lolos dalam tahapan penulisan makalah. Salah satunya adalah Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Robert Pakpahan. Sosok tersebut merupakan salah satu konseptor transformasi kelembagaan Ditjen Pajak.

"Beliau ini seorang dirjen sekarang. Orang sekaliber beliau sulit ditolak gagasannya," ujarnya.

Meskipun demikian, menurut Prastowo, kesebelas nama yang lolos telah merepresentasikan beberapa unsur penting bagi calon Dirjen Pajak yakni integritas, kompetensi dan keberanian. "Hanya saja kemampuan itu menyebar dan tidak terkumpul pada satu sosok  saja," katanya.

Jika tidak terindikasi bermasalah oleh laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), figur seperti Sigit Priadi Pramudito, Edi Slamet Irianto dan Wahju Karya Tumakaka dinilai cukup tepat untuk memimpin Ditjen Pajak.

Sigit dinilai memiliki kemampuan mengayomi yang selama ini hilang dalam kelembagaan otoritas pajak itu. Prestasinya selama memimpin kantor wilayah (kanwil) tidak diragukan. Begitu juga dengan figur Edi Slamet Irianto yang merupakan perwakilan generasi muda. Edi merupakan sosok yang berani dan punya terobosan terkait penegakan hukum pada kelembagaan pajak.

"Juga pak Wahju, beliau ini memiliki leadership yang kuat," ujarnya.

Prastowo juga menilai penunjukan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pajak merupakan langkah yang kurang etis. Mardiasmo yang juga mejabat sebagai Ketua Pansel ditunjuk Menteri Keuangan menggantikan pejabat lama Dirjen Pajak Fuad Rahmany yang pensiun sejak 1 Desember 2014.  (Baca: Fuad Rahmany Pensiun, Menkeu Tunjuk Mardiasmo Jabat Dirjen Pajak Sementara)

"Karena akan ada interaksi struktural dengan beberapa calon. Ini bisa mempengaruhi objektivitas penilaian," tuturnya.

Proses seleksi kini memasuki tahap assesment center yang dilakukan langsung oleh PT Daya Dimensi Indonesia (DDI). Proses tersebut akan berlangsung pada 2 -3 Desember 2014. Selanjutnya seluruh peserta akan melangsungkan pemeriksaan kesehatan pada 5 Desember 2014 sebelum memastikan kelulusannya pada 9 Desember 2014 nanti.

Reporter: Petrus Lelyemin
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait