Bea Cukai Musnahkan Jutaan Batang Rokok Ilegal dan Narkotika

Kepala Kantor Bea Cukai Kuala Langsa, Tri Hartana, menyatakan bahwa potensi kerugian negara dari rokok ilegal tersebut ditaksir mencapai Rp3,06 miliar.
Image title
Diproduksi oleh Tim Publikasi Katadata
16 September 2020, 19:20
Ditjen Bea dan Cukai
Katadata

Jakarta– Bea Cukai Kuala Langsa memusnahkan 6,52 juta batang rokok ilegal senilai lebih dari Rp6,6 miliar. Jutaan batang rokok ilegal tersebut merupakan hasil penindakan tim patoli kapal BC 60001 Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau pada April 2020, yang kemudian diserahterimakan ke Bea Cukai Kuala Langsa.

Kepala Kantor Bea Cukai Kuala Langsa, Tri Hartana, menyatakan bahwa potensi kerugian negara dari rokok ilegal tersebut ditaksir mencapai Rp3,06 miliar. Selain itu Tri juga menambahkan bahwa dari tahun ke tahun Bea Cukai Kuala Langsa terus mengawasi peredaran rokok ilegal.

Hal ini selaras dengan program pemerintah,”untuk memberi perlindungan kepada masyarakat terhadap barang-barang berbahaya dan tentunya pengawasan ini akan berdampak pada peningkatan penerimaan negara,” ujar Tri.

Ke depannya Bea Cukai Kuala Langsa akan terus meningkatkan kegiatan pengawasan dan penyuluhan kepada masyarakat. Tri juga berharap dapat meningkatkan kerja sama yang baik dengan instansi penegak hukum lainnya, serta tak kalah pentingnya sangat mengharapkan peran serta dari masyarakat dalam membantu Bea Cukai melaksanakan tugas dan fungsinya. Baik memberi informasi-informasi terjadinya pelanggaran ketentuan, maupun meningkatkan kesadaran masyarakat untuk dapat mematuhi ketentuan di bidang kepabeanan dan cukai.

Selain pemusnahan yang dilakukan Bea Cukai Kuala Langsa, Bea Cukai Pantoloan juga ikut memusnahkan narkotika berupa ganja dan sabu yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tengah, pada Selasa (15/09).

“Kami berharap sinergi antara Bea Cukai dan BNN dapat terus dilakukan untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP) di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya,” kata Alimuddin Lisaw, Kepala Kantor Bea Cukai Pantoloan.

Penulis: Tim Publikasi Katadata

Video Pilihan

Artikel Terkait