Jaga Kelestarian Alam, BC Soekarno-Hatta Lepas Liarkan Benih Lobster

Jutaan benih lobster yang dilepasliarkan merupakan hasil tegahan atas pelanggaran ekspor benih lobster yang tidak sesuai dengan pemberitahuan ekspor barang (PEB) yang didaftarkan.
Image title
Oleh Tim Publikasi Katadata - Tim Publikasi Katadata
29 September 2020, 16:54
Ditjen Bea dan Cukai
Katadata

Tangerang Selatan- Bea Cukai Soekarno-Hatta berkoordinasi dengan Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Serang melepasliarkan 1.500.000 ekor benih lobster di Pantai Carita, Sabtu (19/09). Upaya ini, menurut Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Finari Manan, untuk menjaga keseimbangan biota laut, melestarikan populasi lobster, serta melindungi sumber pendapatan nelayanan lokal.

Jutaan benih lobster yang dilepasliarkan merupakan hasil tegahan atas pelanggaran ekspor benih lobster yang tidak sesuai dengan pemberitahuan ekspor barang (PEB) yang didaftarkan. Eksportasi benih lobster dengan PEB yang tidak sesuai, kata Finari, melanggar Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12/PERMEN-KP/2020 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting, dan Rajungan di Wilayah Negara Republik Indonesia.

Pengadilan Negeri Tangerang pun telah memutuskan bahwa benih lobster hasil tegahan tersebut dilepas liarkan ke alam habitatnya. Sebelum dilepasliarkan, benih lobster diamankan dan disimpan pada Area Pergudangan Hasil Laut di Bandara Mas, Tangerang. Proses pengangkutan menggunakan kotak gabus yang bagian dalamnya dilapisi plastik berisi air, sebagai wadah agar benih lobster tetap hidup.

Finari menjelaskan, pemindahan benih lobster dari area pergudangan ke lokasi pelepasliaran memakan waktu yang tidak sedikit, mengingat jumlah yang ditegah oleh Bea Cukai terbilang cukup signifikan. Sesampainya di tempat tujuan, kami menemui perwakilan LPSPL Serang untuk persiapan pelepasliaran benih lobster.

“Dengan menggunakan perahu, benih lobster dibawa ke lokasi yang sesuai kriteria daerah yang layak memilik tutupan terumbu karang yang baik,” katanya.

Kepala Subseksi Pendayagunaan dan Pelestarian LPSPL Serang, Zaid Abdur Rahman  menambahkan pemilihan substrat terumbu karang selain sebagai tempat mencari makan sekaligus juga untuk melindungi benih lobster dari serangan predator.

Secara serentak, pelepasliaran dilakukan oleh seluruh tim baik dari petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta maupun LPSPL Serang. Salah seoarang petugas Bea Cukai juga turut serta dalam melepaskan benih lobster ini menuju ke habitat aslinya, dengan harapan benih-benih tersebut dapat berkembang biak dengan baik.

Video Pilihan

Artikel Terkait