Lakukan Kunjungan Kerja, Komisi XI DPR Apresiasi Kinerja BC Sulbagsel

Tujuan dari kunjungan ini untuk melakukan pengawasan serta mengukur kinerja Kementerian Keuangan bersama Bank Indonesia dan beberapa instrumen lainnnya
Image title
Oleh Tim Publikasi Katadata - Tim Publikasi Katadata
14 Oktober 2020, 18:27
Ditjen Bea dan Cukai
Katadata

Makassar - Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, Wakil Ketua Komisi XI DPR, Amir Uskara melakukan kunjungan kerja spesifik ke Provinsi Sulawesi Selatan, pada Senin (12/10). Kunjungan kerja tersebut sebagai bentuk pengawasan terhadap target penerimaan negara serta capaian dan kendala yang dihadapi.

“Tujuan dari kunjungan ini untuk melakukan pengawasan serta mengukur kinerja Kementerian Keuangan bersama Bank Indonesia dan beberapa instrumen lainnnya,” kata Amir. Kunjungan kerja dilanjutkan dengan paparan dari masing- masing Kepala Kantor Wilayah.

Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan, Darmanto, menyambut baik kunjungan kerja tersebut. “Mengingat ini sudah mendekati akhir tahun, yang harus dipikirkan bagaimana capaian dan kendala di lapangan” ujarnya di sela-sela diskusi.

Darmanto menjelaskan Kementerian Keuangan memang memiliki tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang keuangan negara . Dari fungsinya sebagai perumusan, penetapan, pelaksanaan kebijakan di bidang penganggaran, pajak, kepabeanan dan cukai, perbendaharaan, kekayaan negara, perimbangan keuangan serta pengelolaan pembiayaan dan risiko sudah sepatutnya menjaga dan meningkatkan penerimaan negara

Kepala Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel), Parjiya menekankan dan menjabarkan beberapa langkah strategis dalam meningkatkan penerimaan, sebagai upaya sinergi yang terwujud dalam joint program bersama  Direktorat Jenderal Pajak.

Kendala penurunan penerimaan dikarenakan pandemi pun sedikit disinggungnya. Namun ada gebrakan baru oleh Bea Cukai Sulbagsel, yaitu pembentukan pengolahan pabrik rokok terpadu di Kabupaten Soppeng yang akan diresmikan pada minggu ini.

Pembentukan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) pertama serta beberapa kegiatan lainnya termasuk pemberian fasilitas kepada beberapa perusahaan, yaitu fasilitas Kawasan Berikat (KB), Pusat Logistik Berikat (PLB) dan Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) menjadi pemikat tersendiri bagi pelaku usaha ditengah krisis yang melanda pada kondisi pandemi kali ini

Parjiya memaparkan ada empat program PEN di Bea Cukai Sulbagsel. Tiga program sudah berjalan dan satu program masih dalam tahap perencanaan. Mendengarkan paparan yang lugas dan komprehensif tersebut, wakil ketua Komisi XI DPR mengapresiasi usaha dan capaian Bea Cukai Sulbagsel.

Diskusi ini diharapkan mampu merumuskan strategi dalam usaha bersama lakukan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta menarik investor untuk dapat segera bergabung menggerakan perekonomian provinsi.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait