Lewat FGD Ekspor, Bea Cukai Bangkitkan Semangat Para Eksportir

Para calon eksportir dapat mengirimkan brosur ataupun contoh produk yang dimiliki untuk dibantu pemasarannya
Image title
Oleh Tim Publikasi Katadata - Tim Publikasi Katadata
10 Desember 2020, 18:45
Ditjen Bea dan Cukai
Katadata

Jakarta – Bea Cukai, dalam peranannya sebagai trade facilitator dan industrial assistance, tengah gencar mendorong potensi ekspor daerah dan membangkitkan semangat para eksportir untuk bangkit melawan turbulensi ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

Melalui gelaran focuss group discussion (FGD) yang diselenggarakan Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Timur II dan Bea Cukai Sabang di dua tempat yang berbeda, Bea Cukai berharap dapat menggali potensi industri berorientasi ekspor, di samping terus melaksanakan pembinaan dan asistensi kepada para pelaku usaha dalam negeri, dan menjadi mediator pelaku usaha dengan kementerian/lembaga terkait untuk permasalahan ekspor.

Kepala Kanwil Jatim II, Oentarto Wibowo, pada Kamis (10/12) mengatakan pihaknya telah menggelar FGD beragendakan diskusi dengan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Bahrain, Nur Syahrir Rahardjo pada awal Desember 2020 untuk  bisa meningkatkan ekspor sekaligus berperan penting dalam pemulihan ekonomi nasional.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan lanjutan dari gelaran Sarasehan Bersama Dubes RI untuk Bahrain yang telah digelar di awal tahun ini. Berbeda dengan kegiatan sebelumnya, FGD kali ini juga menghadirkan perwakilan forwarder dari wilayah Jawa Timur sekaligus pengusaha yang telah berhasil melakukan ekspor, seperti ALFI, Asperindo, Gimsi.  “Kami saling berbagi pandangan terhadap perdagangan internasional,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, Oentarto mengatakan bahwa Nur Syahrir menyampaikan bahwa sesuai dengan amanat Presiden Indonesia, Indonesia harus meningkatkan ekspor. Melalui duta besar indonesia di luar negeri, beliau ingin para UKM lebih bisa mempermanfaatkan duta besar untuk dapat memasarkan produk ke luar negeri.

“Para calon eksportir dapat mengirimkan brosur ataupun contoh produk yang dimiliki untuk dibantu pemasarannya,” katanya.

Tak hanya diskusi dan sharing bersama pengusaha yang pernah melakukan ekspor, menurut Oentarto dalam acara tersebut para UKM juga diperkenankan untuk memamerkan produk-produk buatan mereka. Ada berbagai macam produk yang dipamerkan. Mulai dari makananan dan minuman, fashion, hingga kerajinan.

FGD untuk membangkitkan semangat para eksportir juga digelar Bea Cukai Sabang dengan mengusung tema “Sabang Reborn: Semangat Ekspor untuk Kemakmuran Sabang" di awal Desember 2020. Acara tersebut dihadiri oleh instansi terkait seperti Pemerintah Kota Sabang, Karantina, Imigrasi, Kesyahbandaran, serta Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS).

Selain membahas mengenai kemungkinan ekspor yang ada di kota Sabang, diskusi tersebut juga dinilai penting untuk menyeleraskan langkah antar instansi agar dapat bekerja sama membangun kemakmuran Sabang.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait