Gelar Pasar Murah di Pasuruan, Erick Thohir: Demi Keseimbangan Pasar

Menteri BUMN Erick Thohir menilai operasi pasar murah untuk memastikan kehadiran BUMN sebagai bagian dari pemerintah dan negara
Image title
6 Mei 2022, 05:53
Erick Thohir memantau pasar murah
Katadata

Keberadaan BUMN harus memberikan dampak  luas bagi terwujudnya pemerataan dan keseimbangan pasar. Oleh sebab itu kehadiran BUMN yang menggelar operasi pasar murah sejak awal Ramadhan hingga saat ini ditujukan agar masyarakat semakin dimudahkan dalam meringankan beban kehidupan.

Hal itu ditekankan Menteri BUMN, Erick Thohir saat menyaksikan operasi pasar murah sekaligus halal bihalal dengan warga Pasuruan di Gedung Harmoni, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (5/5).

Hadir dalam kegiatan itu, Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf atau akrab disapa, Gus Ipul dan Wakil Wali Kota Kota Pasuruan, Adi Wibowo, serta Bupati Kabupaten Pasuruan, Irsyad Yusuf (Gus Irsyad) dan Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan, Abdul Mujib Imron.

Menurut Erick, operasi pasar murah untuk memastikan kehadiran BUMN sebagai bagian dari pemerintah dan negara. Kegiatan ini sudah berjalan tanpa henti sejak Ramadan dan berlanjut setelahnya.

Advertisement

“Kami ingin berbagi, terutama ke masyarakat yang sudah mendukung pemerintah dan BUMN selama ini. Semoga pasar murah yang diadakan ini dapat meringankan beban masyarakat," ujarnya.

Selain untuk meringankan beban masyarakat, operasi pasar juga disasarkan pada upaya BUMN sebagai agen pembangunan nasional untuk menciptakan keseimbangan di masyarakat.

Salah satu kegiatannya seperti menyediakan minyak goreng dan bahan-bahan pokok kebutuhan lainnya dengan harga terjangkau.

Dalam kesempatan itu, Erick Thohir juga menyampaikan program-program BUMN lainnya yang prorakyat. Misalnya, program Makmur untuk masyarakat yang bekerja di sektor pertanian atau perkebunan.

Program pendampingan dan akses pembiayaan bagi petani ini di Pasuruan sudah mencakup 118 hektare (Ha) dan melibatkan 155 petani. Adapun di Jawa Timur sudah terdapat 21.760 Ha dan sebanyak 18.666 petani yang mengikuti program Makmur.

"Selain itu, karena Pasuruan dikenal sebagai salah satu sentra industri gula, melalui PTPN kami ingin mengembalikan kejayaan Pasuruan dengan meningkatkan produktivitas industri gula,” ujarnya.

Dengan begitu, menurut dia, tak hanya industri gula nasional akan meningkat, tapi program-program BUMN ini dapat membawa kebaikan di Pasuruan dengan terus membuka lapangan kerja, kesempatan berusaha, dan kemajuan UMKM Pasuruan agar warganya bisa lebih makmur.

(Tim Riset Katadata)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait