Lima Ciri-ciri Kredit Online Ilegal yang Harus Dihindari

Tidak semua kredit online yang bermunculan sudah dipastikan aman untuk digunakan
Padjar Iswara
Oleh Padjar Iswara - Tim Riset dan Publikasi
2 Februari 2022, 08:00
Kredit online ilegal
Kredivo
Ilustrasi: Kredit Online Ilegal

Bagi orang-orang yang memilih kredit online sebagai alternatif akses kreditnya, pasti sudah tahu bahwa aplikasi kredit online sekarang sudah menjamur.

Jika Anda mencari di Google dengan kata kunci “pinjaman online”  atau bahkan di Google Play Store dan App Store, akan banyak sekali pilihan aplikasi kredit dari berbagai perusahaan fintech yang tersedia. Belum lagi tawaran yang muncul mulai dari iklan, media sosial, sampai telemarketing.

Sayangnya, tidak semua kredit online yang bermunculan ini sudah dipastikan aman untuk digunakan. Sebab, tidak sedikit yang ‘menyamar’ sebagai fintech yang melabeli pendaftarannya cepat, serta limit yang tinggi. Nah, hal inilah yang patut Anda waspadai.

Agar tidak terjebak buaian kredit online ilegal, Anda harus tahu lima ciri-cirinya.

1. Tidak Terdaftar di OJK

Hanya dengan satu klik, Anda bisa tahu daftar fintech yang sudah terdaftar di OJK. Untuk mengetahuinya, Anda bisa cek di sini:

https://www.ojk.go.id/id/kanal/iknb/financial-technology/Pages/Penyelenggara-Fintech-Lending-Berizin-di-OJK-per-3-Januari-2022.aspx

Memang, yang tidak terdaftar oleh OJK, belum tentu ilegal. Bisa jadi perusahaan tersebut belum terdaftar resmi. Namun, dalam situs OJK di atas, Anda akan dengan mudah menemui rilis terbaru perihal daftar fintech legal dan terdaftar di OJK.

Per 3 Januari, ada 103 fintech yang terdaftar beserta nama-namanya yang bisa Anda cek dengan jelas dan sesuaikan dengan fintech pilihan Anda.

Nah, salah satu fintech yang sudah tepercaya, terdaftar, serta diawasi oleh OJK sejak tahun 2018 adalah Kredivo. Layanannya yang fleksibel, mulai dari kredit online di Tokopedia, Lazada, Bukalapak, BliBli, JD.ID, Erafone, iBox, IKEA, MAP, dan ribuan merchant online, serta offline, Kredivo menawarkan cicilan bunga rendah. Mulai dari 0 persen untuk paylater 30 hari, dan cicilan 3 bulan, serta bunga rendah 2,6 persen untuk cicilan 6 bulan, dan 12 bulan.

2. Penawaran Layanan Tidak Lazim

Kredit online yang sudah legal dan tepercaya tidak akan menawarkan layanannya melalui SMS marketing. Apalagi dengan menggunakan bahasa yang aneh dan campuran angka dan huruf seperti kata “P1nj4man”. Apabila Anda mendapat SMS seperti ini, dan diminta untuk menghubungi nomor WhatsApp khusus, bisa dipastikan ini adalah praktik kredit online yang ilegal.

Berbeda dengan Kredivo yang menawarkan layanannya berupa campaign kreatif berupa foto atau video yang diiklankan di Youtube, Instagram, Facebook, di toko offline resmi dan marketing channel lainnya. Semua komunikasi jelas tentang layanan dan manfaat yang ditawarkan oleh Kredivo.

3. Aplikasi Tidak Tersedia di Play Store atau Apps Store

Fintech yang menyediakan jasa kredit online, sudah dipastikan ada aplikasinya, tetapi tidak hanya menyediakan aplikasi, perusahaan tersebut juga harus  mendaftarkan aplikasinya di Google Play Store atau App Store.

Selain untuk mempermudah orang mengunduh aplikasi tersebut, ini juga bukti bahwa aplikasi tersebut aman dan tepercaya.

Nah, jika aplikasi kredit online tetapi Anda harus mengunduhnya lewat file APK sebaiknya jangan dilanjutkan. Sebab, ini bisa jadi tanda jelas bahwa aplikasi kredit online ini belum berizin. Ditambah, mengunduh aplikasi di luar daripada platform Google Play Store dan App Store berpotensi mengandung malware atau virus lainnya yang tidak diketahui.

4. Alamat Kantor Palsu

Tidak ada salahnya untuk mengecek kredibilitas kantor fintech pilihan Anda, dengan mengecek alamat kantor perusahaan tersebut. Jika memang aplikasi kredit online pilihan Anda legal, pasti akan menggunakan alamat asli dan menginformasikannya lewat Google Business, situs, dan aplikasinya, sehingga bisa dengan mudah ditemukan oleh nasabahnya.

5. Customer Service Tidak Bisa Dihubungi

Ciri-ciri aplikasi kredit online ilegal terakhir adalah customer service tidak bisa dihubungi. Oleh karena itu, cobalah untuk mengontak CS atau customer service fintech yang tertera, baik itu email, WhatsApp, atau telepon untuk memastikan bahwa Tim CS merespon.

Sebab, tim CS adalah kontak pertama yang akan kamu hubungi jika terjadi sesuatu pada sistem, flow pinjaman, dan lain sebagainya.

Nah, seperti itulah ciri-ciri kredit online ilegal yang bisa saja Anda temui sewaktu-waktu. Daripada coba-coba, mending pakai layanan kredit online dari Kredivo.

Sudah tepercaya, dan layanannya #Sefleksibelitu. Selain itu, Anda juga punya kesempatan mendapat limit hingga Rp30 juta, lho!

 Yuk, download aplikasi Kredivo Apps Store dan Play Store yang ada di ponsel Anda!

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait