Kenalkan Peran dan Fungsi LPS Melalui Penelitian

LPS berinisiatif mempopulerkan isu Penjaminan, resolusi dan stabilitas ekonomi melalui Call for Research dengan menggelar LPS Research Fair 2018.
Image title
12 September 2018, 17:23
Didik Madiyono, Direktur Eksekutif Riset, Surveilans dan Pemeriksaan LPS
Arief Kamaludin|KATADATA
Didik Madiyono, Direktur Eksekutif Riset, Surveilans dan Pemeriksaan LPS

Penjaminan, resolusi dan stabilitas ekonomi merupakan salah satu isu yang dinilai belum populer di kalangan akademisi di Indonesia. Atas dasar itu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berinisiatif mempopulerkan isu tersebut melalui Call for Research dengan menggelar LPS Research Fair. Melalui LPS Research Fair, para akademisi diharapkan dapat menghasilkan riset yang dapat dijadikan sebagai literatur dan referensi dalam pengambilan kebijakan ekonomi di Tanah Air.

Untuk mengetahui lebih dalam program penelitian dan LPS Research Fair yang diselenggarakan oleh Direktorat Riset, Surveilans dan Pemeriksaan LPS, berikut tanya jawab bersama Didik Madiyono, Direktur Eksekutif Riset, Surveilans dan Pemeriksaan LPS.

 

Apa yang melatarbelakangi pelaksanaan LPS Call for Research?

LPS sebagai Lembaga yang relatif baru di Indonesia memiliki misi untuk menjadi lembaga yang terdepan, terpercaya, dan diakui di tingkat nasional dan internasional dalam menjamin simpanan nasabah dan melaksanakan resolusi bank untuk mendorong dan memelihara stabilitas sistem keuangan.

Berangkat dari hal tersebut, kami melihat salah satu cara yang cukup efektif untuk mengenalkan LPS serta membuat kami terpercaya adalah melalui riset. Areanya spesifik, yakni penjaminan, resolusi dan stabilitas sistem keuangan. Dua tema yang disebut diawal relatif belum banyak disentuh di Indonesia.

Kami ingin mendorong para akademisi untuk mulai tergerak masuk dalam isu penjaminan dan resolusi. LPS Call Paper merupakan salah satu cara untuk mulai memperkenalkan LPS dan isu-isu yang kami angkat terhadap kalangan akademisi.

 

Dari jumlah proposal yang masuk untuk LPS Call for Research, bagaimana LPS menilai hasilnya?

LPS Call for Research pertama diselenggarakan pada 2017. Saat itu kami menerima sebanyak 45 proposal dari 26 universitas. Angka ini di atas ekspektasi kami karena kami hanya melakukan publikasi langsung ke empat universitas ditambah informasi melalui media massa.

Dari 45 proposal yang masuk, kami menyeleksinya menjadi 27 proposal dan menyisihkan peserta yang gagal administrasi. Dari 27 proposal yang masuk, di-review dan dinilai oleh tim yang terdiri atas satu orang dari LPS dan dua orang reviewer independen, lalu dipilih delapan proposal yang layak untuk didanai.

Kedelapan tim yang didanai tersebut harus menyelesaikan riset selama tujuh bulan, dan hasilnya akan kami diseminasi melalui kegiatan yang bertajuk LPS Research Fair pada September tahun ini.

 

Apa langkah selanjutnya yang akan dilakukan LPS terhadap hasil riset para pemenang?

Selain hasil risetnya akan didiseminasikan, penelitan para pemenang juga akan ditindaklanjuti dan menjadi bahan rujukan. Apalagi, saat ini penetuan kebijakan harus didasarkan pada hasil riset atau research-based policy.

Hasil dari call for research ini juga diharapkan dapat mendukung proses bisnis yang lebih efektif, sekaligus memperkenalkan fungsi LPS, dan membuat akademisi mulai familiar dan bisa diajak bekerja sama dalam mengembangkan riset terkait.

 

Apa rencana untuk Call for Paper pada tahun-tahun ke depan?

Melihat keberhasilan Call for Paper 2017, kami akan melanjutkan program ini dan kemungkinan pelaksanaannya akan dimulai pada 2019. Diharapkan pada kegiatan selanjutnya fokus pesertanya bisa lebih luas dan tak hanya kalangan akademisi seperti tahun lalu. Selain itu, temanya juga akan disesuaikan dengan isu yang sedang dibutuhkan. Semoga para akademisi dan periset lainnya antuasias menanti Call for Research tahun depan. 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait