DBS RAPID Menjadikan Proses Pembiayaan Astra Sedaya Semakin Efisien

Semakin menjamurnya startup financial technology (fintech) di Indonesia menjadikan bisnis di industri keuangan Tanah Air semakin kompetitif.
Image title
Oleh Tim Publikasi Katadata - Tim Publikasi Katadata
27 November 2020, 18:42
Praxis
Katadata

Mengantisipasi disrupsi dan pesatnya perkembangan teknologi tersebut, Bank DBS Indonesia sebagai lembaga keuangan, telah mempersiapkan infrastruktur digital dan meluncurkan produk, serta solusi layanan perbankan korporasi digital untuk mendukung nasabah dalam melakukan kegiatannya sehari-hari.

Bank DBS Indonesia tidak pernah berhenti dalam berinovasi guna memastikan nasabah mendapatkan pengalaman menyenangkan saat melakukan kegiatan perbankan dengan memperkenalkan DBS IDEAL dan DBS RAPID. Solusi digital tersebut dapat membantu nasabah korporasi menjalankan bisnisnya tanpa hambatan karena fitur-fitur utamanya dapat digunakan kapan saja dan dari mana saja.

DBS IDEAL dan DBS RAPID mengintegrasikan pemrosesan secara real time untuk pembayaran, piutang, dan pencarian informasi tentang alur kerja bisnis nasabah dan memfasilitasi transaksi bisnis di ekosistem jaringan mereka. Pemenuhan transaksi real time tidak hanya meningkatkan efisiensi untuk nasabah korporasi Bank DBS Indonesia dan penghematan biaya, tetapi juga memberi pengalaman dan menempatkan nasabah korporasi Bank DBS Indonesia sebagai pemimpin pasar di industrinya.

Corporate Banking Director, PT Bank DBS Indonesia Kunardy Lie menyatakan, dengan memanfaatkan layanan perbankan korporasi digital DBS IDEAL dan DBS RAPID, nasabah korporasi dapat mengubah alur kerja operasionalnya dari manual menjadi digital dengan proses yang mulus. Hasilnya nasabah siap untuk menghadapi persaingan industri.

“Misalnya, PT Astra Sedaya Finance (ASF), salah satu nasabah korporasi kami menggunakan DBS RAPID sehingga dapat memberi layanan pembiayaan secara efektif dan nilai lebih bagi bisnisnya,” ujar Kunardy Lie.

Senada dengan Kunardy, Head of Finance Astra Credit Companies (ACC)--- merek dari PT Astra Sedaya Finance (ASF), Anastasia Livana mengatakan, seiring dengan era digitalisasi saat ini, ACC pun mulai menjalankan digitalisasi di dalam proses bisnisnya. Proses bisnis pembiayaan yang dilakukan ACC dari awal hingga akhir sudah dilakukan secara digital.

“Oleh karena itu, kami membutuhkan mitra perbankan yang mampu mendengarkan dan memenuhi kebutuhan ACC terkait proses digitalisasi, khususnya untuk proses finance dan perbankan,” katanya.

ASF memiliki berbagai saluran pembayaran melalui e-banking. Namun, ada jeda waktu antara waktu transaksi diselesaikan dan tanggal pembayaran diproses. ASF ingin menghilangkan jeda waktu ini dan memberi pencairan dana pada hari yang sama kepada pelanggannya, khususnya untuk produk pembiayaan multiguna mereka.

Kondisi tersebut yang melandasi ASF bermitra dengan Bank DBS Indonesia untuk mengeksplorasi dan mengembangkan solusi yang bisa memberi kapabilitas real-time untuk mendukung transformasi digital mereka. ASF juga telah meluncurkan aplikasi mobile acc.one yang  menyediakan platform digital satu pintu bagi pelanggan dalam mendapatkan layanan pembiayaan lebih banyak dengan nyaman dan aman.

Ketika nasabah memilih layanan pembiayaan melalui aplikasi acc.one, Bank DBS Indonesia terlebih dulu melakukan verifikasi rekening bank melalui Application Programming Interface (API) DBS RAPID. Pengajuan layanan pembiayaan hanya akan diizinkan untuk dilanjutkan jika detail rekening bank sudah lengkap dan diverifikasi.

Setelah detail diverifikasi, instruksi pembayaran real time dikirim ke Bank DBS Indonesia melalui DBS RAPID. Pemberitahuan real time atas pembayaran pembiayaan yang telah berhasil dikirim melalui DBS RAPID ke Astra Sedaya Finance. Bank DBS Indonesia merupakan bank pertama yang menawarkan penyelesaian instan dengan transaksi online real-time (RTOL) melalui API di Indonesia.

"Kami mulai menerapkan infrastruktur DBS RAPID awal tahun ini dan kami merasa produk ini sesuai dengan yang kami butuhkan,” kata Anastasia.  DBS RAPID lebih dari sekadar infrastruktur digital. “Setelah kami jalankan, Bank DBS Indonesia juga selalu siap membantu jika terdapat masalah di back-end perseroan terkait dengan sistem pembayarannya," ujar Anastasia melanjutkan.

Dengan DBS RAPID, ASF kini dapat melakukan proses pembiayaan secara efisien dan efektif, terutama yang berhubungan dengan pelanggannya. Pelanggan pembiayaan multiguna ACC sekarang dapat menerima dana secara instan, dibandingkan dengan waktu pemrosesan sebelumnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait