Nasabah Tenang Berkat Penjaminan LPS

LPS menjamin simpanan nasabah bank yang berbentuk tabungan, deposito, giro, sertifikat deposito, dan bentuk lain yang dipersamakan.
Image title
Oleh Dini Hariyanti - Tim Riset dan Publikasi
1 Desember 2020, 14:30
Petani
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Apan Sopandi adalah salah satu saksi kiprah Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam fungsinya menjamin keamanan simpanan nasabah. Meskipun bank tempatnya menyimpan uang dilikuidasi, Apan tak lantas trauma lantas menghentikan kebiasaannya menabung.

Pria yang sehari-hari bekerja di peternakan sapi dan pertanian hortikultura tersebut menyatakan bahwa semula dirinya sempat khawatir saat pertama kali mendengar kabar, bank tempat menabung dicabut izin usahanya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tapi, setelah mendapatkan penjamian LPS maka ia lega.

“Dapat info kalau sudah ditangani LPS, jadi saya senang. Saya enggak kapok menabung di bank. Saya masih punya anak-anak kecil maka akan tetap terus menabung di bank,” ujar warga Ciwidey, Bandung, Jawa Barat tersebut.

Apan sehari-hari beternak sapi yang rerata menghasilkan 15 liter susu per ekor. Di sela aktivitas berternak, ia juga bercocok tanam tomat, brokoli dan buncis. Sejak 1995, pundi-pundi rupiah yang diperolehnya dari aktivitas ini rutin dikumpulkan dan selanjutnya ditabung di bank.

“Saya menabung sejak 1995, setelah pendapatan dipotong kebutuhan sehari-hari maka sisanya ditabung. Yang pasti pendapatan untuk kebutuhan rumah tangga dan anak dulu, dan modal lagi ke depan, sisanya masukkan ke bank,” tutur dia.

LPS adalah lembaga independen yang dibentuk berdasarkan UU No. 24 / 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan, kemudian diubah dengan UU No. 7 / 2009. LPS berfungsi menjamin simpanan nasabah bank dan turut aktif menjaga stabilitas sistem perbankan sesuai kewenangannya.

LPS menjamin simpanan nasabah bank yang berbentuk tabungan, deposito, giro, sertifikat deposito, dan bentuk lain yang dipersamakan. Nilai simpanan yang dijamin LPS  maksimal Rp 2 miliar per nasabah per bank.

Sikap Apan Sopandi diharapkan bisa menular kepada masyarakat secara lebih luas lagi. Bahwa, kita tidak perlu ragu untuk menabung di bank karena ada LPS yang menjamin simpanan hingga Rp 2 miliar per nasabah per bank.

Dan supaya simpanan yang ada benar-benar terjamin, nasabah bank diimbau untuk memenuhi syarat-syarat penjaminan, yaitu 3T. Pertamatercatat pada pembukuan bank. Keduatingkat bunga simpanan tidak melebihi bunga penjaminan LPS. Ketiga, tidak menyebabkan bank menjadi bank gagal (misalnya memiliki kredit macet).

Sampai dengan Oktober 2020, jumlah peserta penjaminan LPS sebanyak 96 bank umum, 14 bank syariah, 1.589 BPR, dan 167 BPR Syariah. LPS menjamin 99,91 persen dari total jumlah rekening nasabah atau setara dengan 339.913.159 rekening.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait