Lengkapi 5 Syarat Agar Pinjaman Online Cepat Cair dan Mudah Disetujui

Pinjaman sebagai solusi darurat.
Image title
Oleh Tim Publikasi Katadata - Tim Publikasi Katadata
25 Desember 2020, 05:00
Kredivo
Katadata

Tidak bisa dipungkiri kalau memilih pinjaman cepat cair dan mudah sebagai sebagai solusi dana darurat merupakan opsi utama karena praktis dan mudah. Banyak sekali fintech yang dapat memenuhi kebutuhan Anda, asalkan bisa melengkapi semua syarat dengan baik.

Namun, masih banyak orang yang mendapat penolakan dari pinjaman online cepat cair dan mudah ketika mengajukan pinjaman. Padahal, ada beberapa syarat utama yang sebenarnya menjadi kunci pengajuan pinjaman akan disetujui. Persyaratan ini tidak bisa ditawar lagi karena menjadi bagian dalam sistem pinjaman online berbasis data sehingga verifikasi bisa dilakukan dengan lebih cepat dari lembaga konvensional lainnya.

Oleh karena itu, pastikan lima syarat berikut ini sudah Anda penuhi. Jadi, saat mengajukan pinjaman online akan memiliki kesempatan besar untuk disetujui.

1. Identitas diri dengan dokumen resmi

Mengingat Anda berada di Indonesia, maka pastikan status kewarganegaraannya adalah Warga Negara Indonesia (WNI). Ini bisa dibuktikan dengan identitas diri yang dilampirkan saat pengajuan pinjaman secara online. Identitas yang umumnya dibutuhkan seperti KTP, SIM atau Paspor sebagai bukti sah yang bisa dijadikan syarat pendaftaran.

2. Usia nasabah

Rentang usia yang diperbolehkan mengajukan pinjaman online cepat cair dan mudah adalah dari usia 21 tahun sampai 60 tahun. Usia tersebut masuk kategori produktif dan merupakan standar seseorang mulai dan berhenti bekerja. Oleh karena itu, ketika usia calon nasabah pinjaman online di luar rentang itu, sudah dipastikan pinjaman akan ditolak.

Namun, ada sedikit perbedaan batas usia yang ditetapkan oleh Kredivo. Kredivo dapat menerima nasabah dengan usia mulai dari 18 tahun. Saat ini cukup banyak anak muda yang sudah memiliki penghasilan dengan menjadi content creator atau sudah bekerja sambil kuliah. Alhasil ketentuan tersebut akan sangat menguntungkan bagi generasi-generasi Z (Lahir pada periode 1995-2015) di masa mendatang.

3. Penghasilan

Selanjutnya mempersiapkan dokumen penghasilan seperti slip gaji. Dokumen ini biasanya diminta untuk dilihat apakah layak menjadi nasabah, apakah gajinya sesuai UMR daerah atau lebih tinggi. Biasanya juga Anda diminta informasi gaji tiga bulan terakhir.

Bagi para freelancer atau yang bekerja secara mandiri pun punya kesempatan untuk tetap mendapatkan pinjaman selama punya penghasilan tetap dan memiliki NPWP. Jadi, tidak selamanya persyaratan untuk pengajuan lewat pinjaman online itu hanya sebatas slip gaji saja.

4. Paham Syarat dan Ketentuan

Setelah itu, Anda juga harus paham semua syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh setiap perusahaan, sehingga ketika verifikasi pengajuan, bisa menjawab pertanyaan dari penyedia pinjaman jika ada kebutuhan tersebut.

Jika Anda mengajukan pinjaman lewat Kredivo, syaratnya cukup mudah. Syaratnya berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), berusia antara 18-60 tahun, berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon. Serta memiliki penghasilan minimal Rp3 juta per bulan.

5. Bisa Bayar Cicilan Tepat Waktu

Syarat yang terakhir, Anda juga harus bisa memastikan bahwa cicilan tidak akan terlambat. indikasi syarat yang satu ini manajemen keuangan yang Anda lakukan. Ketika verifikasi juga bisa dicek melalui lalu lintas dana pada rekening Anda dan gaji yang diterima, apakah banyak potongan atau full akan Anda terima setiap bulan.

Hindari Hal Ini Jika Tak Ingin Pinjaman Ditolak

Walaupun syarat sudah lengkap, masih ada kemungkinan pengajuan pinjaman online cepat cair dan mudah yang Anda ajukan ditolak. Beberapa penyebabnya berikut ini wajib Anda hindari.

1. Perbedaan Nama Peminjam dan Pemilik Rekening

Usahakan untuk memberikan data dan dokumen yang tepat, terutama jika nama Anda harus sama dengan nama pada rekening yang akan dijadikan tempat penyedia pinjaman mengirimkan dana pinjaman yang disetujui. Hal ini sering terjadi, ketika yang mengajukannya pasangan suami istri.

2. Sulit Dihubungi

Ketika calon nasabah sulit dihubungi, penyedia jasa pinjaman akan berpikir ulang untuk memberikan pinjaman. Ini dilakukan untuk mengantisipasi praktik atau modus pengelabuan identitas. Jadi, Anda juga harus pastikan HP standby dan selalu siap ketika ada konfirmasi dari pihak pinjaman online cepat cair dan mudah.

Untuk pinjaman online cepat cair dan mudah seperti Kredivo memang tidak sepenuhnya melakukan verifikasi manual seperti ini. Sebab Kredivo sudah lebih canggih, cukup dengan menganalisis dokumen-dokumen yang disubmit. Memudahkan dan tidak merepotkan juga bagi calon nasabahnya.

3. Over Limit

Hindari mengajukan pinjaman di atas limit yang sudah disetujui pinjaman online. Misalnya Kredivo yang memberikan limit cukup besar sampai dengan Rp30 juta, disesuaikan dengan kondisi finansial calon nasabah. Jadi Anda harus pastikan secara tepat jumlah pinjaman yang akan diajukan ke pinjaman online cepat cair dan mudah pilihan Anda.

4. Domisili Tidak Terjangkau

Akan sangat sulit jika memaksakan melakukan pengajuan sementara domisili belum terjangkau. Otomatis pengajuan Anda akan langsung ditolak, penolakan pengajuan ini dilakukan untuk meminimalisir data curang yang diberikan calon nasabah.

Sudah siap untuk mengajukan pinjaman pada penyedia pinjaman online cepat cair dan mudah? Anda bisa memilih Kredivo sebagai pinjol tepercaya yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Download aplikasinya melalui Google Play Store atau melalui Apple Store. Pastikan saja semua syarat lengkap dan hindari penyebab penolakan pinjaman. Selamat mencoba!

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait