Rights Issue bank bjb Sukses Besar

Baru hari pertama, lebih dari 75 persen investor sudah menyerap rights issue bank bjb
Padjar Iswara
Oleh Padjar Iswara - Tim Riset dan Publikasi
11 Maret 2022, 13:07
bank bjb right issue
bank bjb

Aksi korporasi Perdagangan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue bank bjb yang dimulai Rabu (9/3) untuk memperkuat struktur permodalan mendapat respons positif dari para investor.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, rights issue yang bertujuan agar bank bjb semakin bisa ekspansif menyalurkan kredit , minat investor pada hari pertama perdagangan HMETD, sangat baik.

"Alhamdulillah, dari total target yang ditetapkan telah lebih dari 75 persen diserap oleh pemegang saham," kata Yuddy, dalam Siaran Pers, Kamis (10/3).

bank bjb menargetkan meraih dana Rp924,99 miliar dari rights issue. Dengan antusiasme yang tinggi dari investor, manajemen bank bjb optimisris aksi korporasi kali ini akan mencapai target karena  masa perdagangan masih panjang sampai 16 maret 2022.

“Pada tahun ini selain rights issue kami juga berencana untuk menerbitkan kembali obligasi subordinasi sebanyak-banyaknya Rp1 triliun," kata Yuddy mengungkapkan

Pencapaian bank bjb pada hari pertama penawaran rights issue membuktikan investor menaruh kepercayaan kepada manajemen bank bjb. Dengan serapan lebih dari 75 persen untuk perdagangan rights issue ini, bank bjb optimistis bahwa rights issue bank bjb akan terus diminati investor.

Tingginya minat terhadap rights issue bank berkode emiten BJBR ini mencerminkan kepercayaan pemegang saham terhadap visi yang dibangun bank bjb untuk semakin fokus kepada sektor ekonomi produktif, seperti UMKM, korporasi, konsumer.

Selain itu juga pengembangan digitalisasi yang diharapkan semakin menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham.

Pencapaian positif rights issue bank bjb pada kondisi ekonomi masih tertekan pandemi, membuktikan strategi, dan penjelasan maksud dan tujuan rights issue yang disampaikan manajemen direspons positif para pemegang saham.

Keberhasilan ini akan mengobarkan semangat bank bjb untuk semakin memberi manfaat kepada pemegang saham. Sekaligus juga mengakselerasi ekonomi dan memberikan kontribusi positif bagi para pemangku kepentingan, dan perekonomian nasional.   

Sejatinya, antusiasme investor dalam merespons aksi korporasi bank bjb, sangat wajar mengingat bank berkantor pusat di Jalan Naripan, Kota Bandung, ini mencatat kinerja kinclong.

Misalnya laba bersih dan kredit yang meningkat, hingga terus berkurangnya Non Performing Loan (NPL) bank bjb. Sampai dengan Desember 2021, laba bank bjb tercatat Rp2,6 triliun.

bank bjb menawarkan sebanyak-banyaknya 682.656.525 saham biasa seri B dengan nilai nominal Rp250 per saham dan dengan harga pelaksanaan Rp1.355 per saham.

Jumlah dana yang akan diterima perseroan dari PMHMETD I ini sebanyak-banyaknya Rp924.999.591.375. HMETD akan dibagikan kepada para pemegang saham perseroan yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada 7 Maret 2022.

Yuddy menyatakan, dengan kinerja keuangan dan rencana strategis bank bjb, manajemen yakin rights issue atau HMETD akan diminati para investor.

“Saya ajak investor dan pemegang saham untuk tak pernah ragu mengambil HMETD. Kami mengajak yang belum, segera memiliki saham BJBR,” ujarnya.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait