BRIsat Tambah Daftar Satelit Milik Indonesia

Pembelian satelit bertujuan menghemat biaya, menjangkau, dan memberikan layanan kepada lebih dari 50 juta nasabah BRI.
Image title
Oleh Widyanita
15 Juni 2016, 18:49

Sejak 1976 Indonesia telah menggunakan satelit untuk keperluan komunikasi. Setelah Palapa A1 diluncurkan, jumlah satelit yang dimiliki Indonesia terus bertambah. Bukan hanya untuk telekomunikasi, sejumlah satelit dapat digunakan untuk observasi bumi, geografi, riset, teknologi dan kini akan dipakai di dunia perbankan.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi bank pertama di dunia yang segera meluncurkan dan mengoperasikan sendiri satelit. Meski sempat molor karena kendala teknis, peluncuran satelit bernama BRIsat itu kembali dijadwalkan pada 16 Juni nanti di Kourou, Guyana Perancis. Untuk mendukung operasional satelit, BRI membangun primary and back up satellite control facility.

(Baca: Keuntungan BRI Punya Satelit Sendiri)

Direktur Utama BRI, Asmawi Syam, mengatakan pembelian satelit bertujuan menghemat biaya, menjangkau, dan memberikan layanan kepada lebih dari 50 juta nasabah. Satelit dengan 45 transponder ini juga akan dimanfaatkan oleh pemerintah untuk berkomunikasi langsung dengan atau antar kantor-kantor perwakilan Indonesia.

BRIsat akan menjangkau wilayah layanan Indonesia, negara-negara di Asia Tenggara, Asia Timur termasuk sebagian Cina, sebagian Pasifik (Hawaii), serta Austalia Barat (Perth).

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.