Penguatan Infrastruktur untuk Menjawab Tren Digital

Perkembangan teknologi digital mendorong adopsi internet yang kian masif di Indonesia. Hal ini memerlukan dukungan infrastruktur yang merata.
Image title
Oleh Alfons Yoshio - Tim Riset dan Publikasi
7 April 2022, 03:00

Tren digital terus meningkat di Indonesia. Adaptasi internet di Tanah Air mengalami pertumbuhan pesat dalam dua tahun terakhir. Data yang dihimpun Hootsuite bersama We Are Social menunjukkan ada 202,6 juta jiwa orang Indonesia yang menjadi pengguna internet aktif pada tahun 2021. Angka ini setara dengan 74 persen total populasi dan meningkat sekitar 35 persen dibanding tahun 2019.

Penetrasi internet tidak bisa dilepaskan dari adopsi internet selular. Pengguna aktif internet selular mencapai 195,3 juta jiwa atau sekitar 71 persen populasi.

Untuk menyokong pertumbuhan ini penting untuk melakukan adaptasi dan investasi agar kebutuhan digital masyarakat bisa terpenuhi. Berdasar survey yang dilakukan Katadata Insight Center (KIC) kepada 71 perusahaan digital, yang terangkum dalam laporan East Ventures – Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2022, investasi di sektor infrastruktur dan sumber daya manusia mendapat sorotan penting.

Peningkatan dan pemerataan internet dan infrastruktur teknologi informasi (hardware serta software) dinilai lebih dari 70 persen responden penting untuk menjadi prioritas.

Berita baiknya dalam laporan EV-DCI 2022, pilar infrastruktur menjadi salah satu yang terus menunjukkan tren meningkat. Tidak hanya itu pemerataan infrastruktur digital di daerah juga semakin baik dari tahun ke tahun.

Laporan EV-DCI 2022: “Menuju Era Keemasan Digital Indonesia” selengkapnya dapat diunduh lewat tautan ini.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.