Cetak Sejarah, Laba BUMN Tembus Rp126 Triliun

Laba BUMN melonjak tinggi hingga Rp126 triliun berkat transformasi dan efisiensi lembaga.
Hanna Farah Vania
25 Juni 2022, 20:16

Berkat upaya transformasi dan efisiensi, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencetak sejarah. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa laba BUMN pada 2021 bisa mencapai Rp126 triliun, melesat 869 persen dari sebelumnya Rp13 triliun pada 2020.

Adapun pendapatan BUMN pada 2021 mencapai Rp1.983 triliun, setara dengan 99 persen dari pendapatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Tak hanya itu, hal ini pun berdampak pada kontribusi untuk negara. Total pajak, dividen, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diberikan BUMN mencapai Rp371 triliun.

“Berkat efisiensi dan perbaikan model bisnis yang didukung oleh Komisi VI DPR, Laba 2021 BUMN meningkat menjadi Rp126 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp13 triliun. Ini prestasi luar biasa,” ujar Erick.

Kementerian BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir melakukan efisiensi dengan merampingkan badan usaha dari semula 108 menjadi 41 BUMN sejak 2021.

Terdapat 74 anak dan cucu perusahaan BUMN yang ditutup oleh Kementerian BUMN. Selain itu, tranformasi dilakukan dengan memperbaiki manajemen BUMN.  

(Tim Riset Katadata)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.