Pulau Galang, Opsi Jokowi Buka Rumah Sakit Khusus Penyakit Menular

Pulau Galang terletak di Batam. Rumah sakit di Pulau Galang ini akan melengkapi fasilitas karantina lain di Pulau Natuna dan Sebaru
Pingit Aria
3 Maret 2020, 18:25
\'Kampung Vietnam\' di Pulau Galang. Presiden Joko Widodo berencana membuka rumah sakit khusus untuk penyakit menular di Pulau Galang, Batam.
Pesona Indonesia
\'Kampung Vietnam\' di Pulau Galang. Presiden Joko Widodo berencana membuka rumah sakit khusus untuk penyakit menular di Pulau Galang, Batam.

Presiden Joko Widodo berencana membuka rumah sakit khusus untuk menangani penyakit menular, termasuk virus corona di Pulau Galang. Pulau yang berada di dekat Batam, Kepulauan Riau ini dulu pernah menjadi camp pengungsi Vietnam.

Menurut Jokowi, rumah sakit untuk penanganan penyakit menular itu bukan sepenuhnya baru. "Saya tidak akan membangun karena fasilitas itu sudah ada, tapi lama tidak digunakan, akan direnovasi dalam waktu yang sangat cepat," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3).

Jokowi menekankan, rumah sakit di Pulau Galang tidak akan dikhususkan untuk penanganan virus corona, melainkan sebagai bentuk persiapan untuk menghadapi wabah serupa di masa depan.

Dalam penanganan virus corona, pemerintah sebelumnya telah menggunakan dua fasilitas karantina. Di antaranya, Pulau Natuna untuk WNI yang dievakuasi dari Wuhan, Tiongkok dan Pulau Sebaru untuk WNI yang dipulangkan dari Kapal World Dream.

Advertisement

(Baca: Pemerintah Tolak Bantuan Dana dari ADB untuk Tangani Virus Corona)

"Sehingga persiapan kita akan memiliki Pulau Sebaru, kita memiliki Pulau Galang di Natuna, sehingga ada pilihan-pilihan tidak semua harus dibawa ke satu tempat di Pulau Sebaru," kata Jokowi.

Pulau Galang

Dengan jarak sekitar 7 kilometer, Pulau Galang merupakan bagian dari pemerintahan Kota Batam, Kepulauan Riau. Dari Singapura, Pulau Galang berjarak sekitar 66 kilometer.

Pulau ini sempat menjadi lokasi pengungsian bagi warga Vietnam yang terusir akibat perang saudara. Tercatat, sekitar 250 ribu warga Vietnam terusir akibat perang saudara pernah menghuni Pulau Galang pada periode 1979-1996.

‘Kampung Vietnam’ yang dulunya merupakan camp pengungsian seluas 80 hektare itu kini menjadi sebuah obyek wisata sejarah. Di dalam kompleks tersebut terdapat beberapa fasilitas seperti rumah sakit PMI, kantor administrasi PBB, sekolah, rumah ibadah, hingga ratusan makam.

(Baca: Tujuh Pasien Diduga Corona Dirawat di Bali, Lima adalah WNA)

Pulau Natuna

Pulau Natuna menjadi lokasi karantina bagi 238 warga Indonesia yang dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok pada awal Februari lalu. Di pulau yang berada di Laut Cina Selatan itu, karantina dilakukan selama dua pekan untuk memastikan mereka tak terinfeksi virus corona.

Pangkalan militer Natuna dipilih sebagai lokasi karantina karena memiliki fasilitas rumah sakit yang mumpuni. Letak rumah sakit dengan kapasitas 300 orang ini juga tak jauh dari hanggar.

"Natuna adalah pangklalan militer yang memiliki fasilitas rumah sakit dan memiliki runway yang berdekatan dengan wilayah karantina," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Sabtu, 1 Februari 2020.

Tempat itu juga terisolasi karena jauh dari pemukiman warga. Jarak pangkalan militer dengan pemukiman warga, berkisar 6 kilometer, sesuai protokoler kesehatan internasional dalam evakuasi.

(Baca: Jokowi Minta Masyarakat Tenang, Mayoritas Pasien Corona Sembuh)

Pulau Sebaru

Selama merebaknya virus corona, selain dari Wuhan, pemerintah juga mengevakuasi warga dari kapal pesiar World Dream pada akhir Februari lalu. Dalam evakuasi kedua ini, 188 warga yang dipulangkan dari Jepang itu dikarantina di Pulau Sebaru Kecil yang merupakan bagian dari Kepulauan Seribu di utara Jakarta.

Pulau Sebaru Kecil merupakan pulau milik Grup Artha Graha. Bos Artha Graha Tomy Winata menyatakan bahwa tidak ada kesepakatan bisnis dalam penggunaan pulau tersebut untuk karantina.

Tomy mengatakan, Pulau Sebaru Kecil juga pernah digunakan pemerintah sebagai tempat rehabilitasi narkoba. "Di sini kami tidak deal komersil. Ini istilahnya mungkin kita pinjam pakaikan kepada pemerintah dalam hal ini negara," kata Tomy Winata, dikutip CNN Indonesia, Sabtu (29/2).

Selain itu, Pulau Sebaru Kecil digunakan sebagai pusat training Artha Graha Peduli, sebuah organisasi nonprofit di bawah Grup Artha Graha.

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait