Hindari Macet, ASDP Imbau Pemudik Menyeberang Siang Hari

Waktu kritis penyeberangan biasanya terjadi mulai pukul 22.00 dan berlangsung selama enam hingga delapan jam.
Ameidyo Daud Nasution
8 Juni 2018, 16:27
Geliat Mudik
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Pemudik sepeda motor menunggu kedatangan kapal "Roll on-Roll off" (RoRo) untuk menyeberangi Selat Sunda di Pelabuhan Merak, Banten, Rabu (21/6). Pada malam H-4, Pelabuhan Merak mulai dipadati pemudik sepeda motor.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau pemudik agar menggunakan fasilitas penyeberangan pada siang hari. Hal ini untuk menghindari kemacetan akibat banyaknya kendaraan yang akan menyeberang pada malam hari.

Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi mengatakan jam kritis penyeberangan biasanya terjadi mulai pukul 22.00 dan berlangsung selama enam hingga delapan jam. Oleh sebab itu Ira meminta masyarakat memperhatikan waktu-waktu kritis ini.

Menurutnya, banyak pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua cenderung memilih menyeberang pada malam hari. "Karena (antrean) motor bisa mencapai 20 ribu saat itu," kata Ira usai rapat Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat (7/6).

(Baca juga: Upaya Pemerintah Antisipasi Kemacetan Panjang di Tol Saat Mudik)

Advertisement

Ira mengatakan, tahun ini diperkirakan 4,2 juta pemudik akan menggunakan moda Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP), sebanyak 1 juta di antaranya membawa kendaraan.

Ia juga memastikan tak ada kenaikan harga tiket kapal pada jalur-jalur yang dikelola ASDP. “Kami satu-satunya yang tidak ada tuslah.”

Dari jumlag tersebut, 50% pemudik akan menyeberang jalur Merak - Bakauheni, sedangkan 30% berada di lintasan Ketapang - Gilimanuk. Adapun sisanya berada di lima rute lain di Indonesia. "Pertumbuhan rata-rata (jumlah pemudik) tahun ini 6%," kata dia.

Untuk mengantisipasi kenaikan pemudik, ASDP menyiapkan 217 kapal, sebanyak 70 kapal beroperasi di jalur Merak - Bakaheuni. Ira mengatakan angka tersebut masih cukup untuk menangani jumlah pemudik. "Kapasitas terpasang kami 25% (lebih besar) dari kebutuhan," kata dia.

(Baca: Sulit Ubah Aturan, Kemenhub Minta Diskresi Polri Kendalikan Arus Mudik)

Sementara di jalur darat, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga memastikan lima ruas  jalan tol fungsional Trans Jawa untuk mudik Idul Fitri tahun ini dapat dilalui mulai hari ini pukul 06.00 WIB. Total panjang tol yang bisa dilalui secara gratis oleh para pemudik ini mencapai 253 kilometer.

Menurutnya, ruas-ruas tol ini jauh lebih baik dari perkiraan. "Apa yang dipersiapkan oleh Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) dan Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara) cukup baik," kata Budi kemarin.

Reporter: Ameidyo Daud Nasution
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait