Tarif Kereta Ekonomi Batal Naik, KAI Kembalikan Kelebihan Harga Tiket

Penumpang yang terlanjur membayar harga tiket lebih mahal dapat mengambil kelebihan uangnya di loket stasiun.
Pingit Aria
Oleh Pingit Aria
7 Juli 2017, 08:53
pemesanan tiket kereta api
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Sejumlah calon penumpang mengantre pembelian tiket kereta api di Stastiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (17/3). PT Kereta Api Indonesia (KAI) melayani pembelian tiket angkutan lebaran 2017 untuk H-10 hingga H+10 lebaran mulai 17 maret - 7 April 2017.

PT Kereta Api Indonesia membatalkan kenaikan tarif kereta api kelas ekonomi jarak jauh dan menengah bersubsidi. Penumpang yang terlanjur membeli tiket dengan harga lebih mahal dapat mengambil sisa uangnya di stasiun.

"Untuk meningkatkan pelayanan dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan moda transportasi massal yang ekonomis, PT KAI membatalkan kebijakan penyesuaian tarif KA ekonomi bersubsidi yang sedianya diberlakukan mulai keberangkatan 7 Juli 2017," kata VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI) Agus Komarudin dalam keterangan resminya, Kamis (6/7)

Dengan pembatalan tersebut, tarif kereta api kelas ekonomi bersubsidi kembali ke tarif lama sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 35 tahun 2016 tentang Tarif Angkutan Orang dengan Kereta Api Pelayanan Kelas Ekonomi untuk Melaksanakan Kewajiban Pelayanan Publik (PSO).

(Baca juga:  Harga Tiket 20 Kereta Ekonomi Bakal Naik Setelah Lebaran)

Agus menyatakan, KAI akan mengganti dana masyarakat yang telah membeli tiket kereta ekonomi bersubsidi dengan harga yang lebih mahal. Sebab, kenaikan harga telah diberlakukan pada pemesanan tiket kereta pada 24 Juni 2017 sampai dengan 4 Juli 2017.

Menurutnya, selisih biaya dapat diambil di stasiun-stasiun keberangkatan atau tujuan dengan menunjukkan boarding pass di loket stasiun. Untuk mendapat pengembalian dana, penumpang cukup menunjukkan boarding pass

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia akan menaikkan tarif kereta api kelas ekonomi bersubsidi public service obligation (PSO) jarak jauh dan menengah sebesar 2,04 - 22,72 persen pada 7 Juli 2017. Ada 20 kereta ekonomi yang semula akan dinaikkan harga tiketnya, yakni:

1. KA Logawa rute Purwokerto-Surabayagubeng-Jember tarif awal Rp 74.000 menjadi Rp 80.000
2. KA Brantas rute Blitar-Pasarsenen tarif awal Rp 84.000 menjadi Rp 95.000
3. KA Kahuripan rute Blitar-Kiaracondong tarif awal Rp 84.000 menjadi Rp 95.000
4. KA Bengawan rute Purwosari-Pasarsenen tarif awal Rp 74.000 menjadi Rp 80.000
5. KA Pasundan rute Surabayagubeng-Kiaracondong tarif awal Rp 94.000 menjadi Rp 110.000
6. KA Sri Tanjung rute Lempuyangan-Banyuwangi tarif awal Rp 94.000 menjadi Rp 110.000
7. KA Gaya Baru Malam Selatan rute Surabayagubeng-Pasarsenen tarif awal Rp 104.000 menjadi Rp 120.000
8. KA Matarmaja rute Malang-Pasarsenen tarif awal Rp 109.000 menjadi Rp 125.000
9. KA Siantar Ekspress rute Medan-Siantar tarif awal Rp 22.000 menjadi Rp 27.000
10. KA Serayu rute Purwokerto-Kroya-Pasarsenen tarif awal Rp 67.000 menjadi Rp 70.000
11. KA Kutojaya Selatan rute Kutoarjo-Kiaracondong tarif awal Rp 62.000 menjadi Rp 65.000
12. KA Tawang Alun rute Malang-Banyuwangi tarif awal Rp 62.000 menjadi Rp 65.000
13. KA Rajabasa rute Kertapati-Tanjungkarang tarif awal Rp 32.000 menjadi Rp 35.000
14. KA Bukit Serelo rute Kertapati-Lubuklinggau tarif awal Rp 32.000 menjadi Rp 35.000
15. KA Putri Deli rute Tanjung Balai-Medan tarif awal Rp 27.000 menjadi Rp 30.000
16. KA Probowangi rute Banyuwangi-Probolinggo-Surabayagubeng tarif awal Rp 56.000 menjadi Rp 65.000
17. KA Probowangi rute Banyuwangi-Probolinggo tarif awal Rp 27.000 menjadi Rp 30.000
18. KA Probowangi rute Probolinggo-Surabayagubeng tarif awal Rp 29.000 menjadi Rp 35.000
19. KA Tegal Ekspress rute Tegal-Pasarsenen tarif awal Rp 49.000 menjadi Rp 50.000
20. KA Maharani rute Surabaya Pasarturi-Semarangponcol tarif awal Rp 49.000 menjadi Rp 50.000

Editor: Pingit Aria

Video Pilihan

Artikel Terkait