Berkat Penerbangan Langsung, Turis Asing pada April 2017 Melonjak 27%

Image title
2 Juni 2017, 13:05
Wisatawan Asing
ANTARA FOTO/Adwit B Pramono
Wisatawan asal Guangzhou Cina berkunjung di Klenteng Kwan Kong, Manado Sulawesi Utara, Sabtu (21/1).

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis jumlah kedatangan wisatawan mancanegara pada April 2017 mencapai 1,14 juta kunjungan. Angka itu naik 26,75 persen dibanding April 2016, yaitu dari 901,09 ribu kunjungan. Beberapa rute penerbangan langsung ke luar negeri memicu kenaikan itu.

Secara kumulatif selama Januari sampai April 2017, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 4,20 juta kunjungan. “Angka itu naik 19,34 persen dibandingkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 3,52 juta kunjungan,” kata Kepala BPS Suhariyanto di kantornya, Jumat (2/6).

Pria yang akrab disapa Kecuk ini menyatakan bahwa peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara adalah karena adanya beberapa rute baru penerbangan langsung dari luar negeri.

(Baca juga:  Kuartal I, Penerbangan Langsung Tarik 3 Juta Turis Asing ke Indonesia)

Di Bandara Sam Ratulangi, Manado misalnya, jumlah wisatawan asing naik 312,82 persen dari 1.427 menjadi 5.148 orang. “Ini karena ada penerbangan langsung ke beberapa kota di Tiongkok," tutur Kecuk. Bahkan, bulan depan maskapai Korea Selatan Jin Air akan membuka penerbangan langsung dari Negeri Ginseng ke Manado.

Sementara, pengembangan Bandara Internasioan Lombol/BIL, Nusa Tenggara Barat berkontribusi menaikkan kenaikan jumlah wisatawan asing dari 5.470 ke 11.823 orang. Sebagian besar wisatawan tersebut berasal dari Malaysia dan Brunei Darussalam yang memang memiliki penerbangan langsung ke Lombok.

Grafik: Wisatawan Mancanegara (Wisman) Berdasarkan Asal Negara Triwulan I 2017

Berdasarkan asal negara, turis yang paling banyak datang ke Indonesia pada April 2017 yakni Tiongkok de‎ngan 171 ribu kunjungan. Jumlah itu mencapai 15,81 persen dari total 1,14 juta kunjungan wisatawan asing.

Sementara jumlah turis asal Singapura sebanyak 127,1 ribu atau sebesar 12,71 persen. Turis asal Malaysia sebanyak 118 ribu atau sebesar 11,80 persen. Turis asal Australia sebanyak 95,7 ribu atau sebesar 9,57 persen. Serta India sebanyak 39 ribu kunjungan atau sebesar 3,91 persen.

(Baca juga:  Bank Mandiri Pasang ATM Khusus di Kantor Bea Cukai Terpencil)

 "Kalau kita lihat kunjungan menurut kebangsaan ini tidak berubah dengan bulan lalu mayoritas didominasi turis asal Tiongkok," kata Kecuk.

Seiring kenaikan jumlah turis asing, tingkat okupansi kamar hotel berbintang di Indonesia pada April 2017 rata-rata 55,14 persen atau naik 0,76 poin dibandingkan April 2016 yang tercatat sebesar 54,38 persen.

Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait