Aplikasi Mudik Diluncurkan Dua Pekan Sebelum Lebaran

Bersama operator seluler, Kemenkominfo juga akan menyediakan sekitar 300 mobile BTS di titik macet. Dengan begitu, pemudik bisa tetap mengakses layanan seluler.
Asep Wijaya
24 Mei 2017, 09:30
Tol Cipali
ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sedang mengembangkan sebuah aplikasi android untuk penyelenggaraan mudik Lebaran 2017. Aplikasi ini akan menyediakan informasi lokasi penting yang bisa diakses oleh pemudik. 

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menjelaskan, aplikasi yang belum memiliki nama itu akan menyediakan informasi keberadaan pom bensin, rest area , dan pos kesehatan yang terdekat dengan keberadaan pemudik.

“Kami akan launching pada 12 Juni 2017 atau dua minggu sebelum Lebaran,” kata Rudiantara di sela-sela Rapat Koordinasi Persiapan Mudik Lebaran di Kantor Kementerian Perhubungan, Selasa (23/5) kemarin.

(Baca juga: Lebaran 2017, Pertamina Prediksi Konsumsi BBM Naik 11%)

Selain itu, Kemenkominfo juga menjalin kerjasama dengan operator seluler untuk menambahkan 300 lebih mobile BTS (Base Transceiver Station) di titik kemacetan. Dengan begitu, pemudik bisa tetap mengakses layanan operator seluler tanpa hambatan.

Berkaitan dengan penggunaan teknologi informasi, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri, Irjen Pol. Royke Lumowa, berharap ada suatu program atau aplikasi yang secara elektronik bisa menentukan jalur dengan volume kendaraan yang padat.

Pembicaraan ini sudah dilakukan antara Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kemenkominfo. “Jadi upaya untuk pengalihan arus kendaraan didasarkan pada informasi yang ada dalam program, dengan begitu kapan satu jalur ditutup dan kendaraan dialihkan bisa dilakukan dengan tepat,” katanya.

(Baca juga:  Pemerintah Berencana Batalkan Sistem Ganjil Genap Saat Mudik)

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik yang akan menggunakan kendaraan umum pada tahun 2017 diprediksi mencapai 19,04 juta. Aangka itu meningkat hampir 5 persen dari tahun sebelumnya yakni 18,16 juta orang.

Sementara pemudik yang menggunakan mobil pribadi pada tahun 2017 diprediksi sebanyak 3,48 juta atau naik 13,92 persen dari tahun 2016 yakni 3,06 juta. Sedangkan pemudik yang menggunakan kendaraan motor pada tahun 2017 diprediksi sebanyak 6,07 juta atau naik 18,18 persen dari tahun sebelumnya yang berjumlah 5,14 juta.

Reporter: Asep Wijaya
Editor: Pingit Aria

Video Pilihan

Artikel Terkait