Demi Jual iPhone 7 di Indonesia, Apple Investasi Rp 585 Miliar

Apple akan meluncurkan dua varian iPhone 7 di Indonesia pada Jumat (31/3) esok. Sebelumnya, beberapa produk Apple tak bisa dipasarkan secara resmi karena terganjal regulasi soal kandungan lokal.
Pingit Aria
30 Maret 2017, 18:20
iphone apple
Arief Kamaludin|KATADATA

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menerima perwakilan Apple di kantornya, hari Kamis ini. Pertemuan sekitar satu jam itu membahas realisasi investasi Apple agar bisa memenuhi tingkat kandungan lokal iPhone dan rencana penjualannya di Indonesia.

“Pertemuan ini dalam rangka membahas realisasi investasi Apple, iOS App Research and Development Center di Indonesia,” kata Airlangga usai pertemuan, kamis (30/3).

Adapun perwakilan Apple yang datang di antaranya adalah Director Apple for South Asia, Miche Coulomb; Commercial Strategy Apple for South Asia, Australia and New Zealand, Jean-Christophe Lebraud; dan Manager Government Affairs Apple Indonesia, Mirza Natadisastra.

(Baca juga: Orang Kaya Dunia Bertambah, Didominasi Bos Perusahaan Teknologi)

Airlangga menjelaskan, Apple telah berkomitmen membangun pusat inovasi senilai US$ 44 juta atau sekitar Rp 585 miliar (kurs  Rp 13.300 per dolar AS) di Indonesia. Ini merupakan langkah Apple untuk memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) minimal 30 persen untuk gawai pada jaringan 4G.

Hal tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 65 Tahun 2016 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri Telepon Seluler, Komputer Genggam (Handheld), dan Komputer Tablet.

Peraturan ini pula yang membuat Apple absen memasarkan model iPhone 6s, iPhone SE di Indonesia. Bahkan, rilis iPhone 7 pun terlambat karena di Negara asalnya, produk ini telah dipasarkan sejak September 2016.

(Baca juga: Ditjen Pajak Prediksi Google Bayar Kewajiban Pajak Bulan Ini)

Sementara, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika, Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawiryawan menjelaskan bahwa pemenuhan TKDN bisa melalui aspek manufaktur, aspek pengembangan, aspek aplikasi, dan aspek investasi. Aspek terakhir itulah yang akhirnya dipilih oleh Apple.

“pembangunan pusat inovasi yang pertama di Indonesia akan berdiri di BSD (Bumi Serpong Damai) Tangerang, Banten dengan bekerja sama beberapa universitas setempat,” kata Putu. 

Berkat komitmen ini, Apple akhirnya bisa memasarkan kembali lini terbaru iPhone setelah hampir dua tahun vakum. Menurut Putu, selain model iPhone 7, Apple juga telah mengantongi sertifikat TKDN untuk iPhone 6s dan iPhone 6s Plus. Sehingga besar kemungkinan produk keluaran 2015 itu bakal turut dijual di Indonesia tahun ini.

(Baca juga: Nokia Luncurkan Lagi Ponsel Klasik 3310)

Hal itu dikonfirmasi oleh CEO Erajaya Hasan Aula. Ia memastikan dua seri iPhone terbaru dengan semua varian warna serta kapasitas memori internal akan mulai dipasarkan di Indonesia pada Jumat (31/30) besok. Meski, ia masih enggan merinci harga yang ditawarkan.

"Semua varian warna Rose Gold, Gold, Silver, Black, dan Jet Black akan tersedia. Kapasitas penyimpanan mulai dari 32GB, 128GB, dan 256GB juga ada," ujarnya.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait