Kemenhub Bekukan Satu Jadwal Penerbangan Garuda Jakarta – Yogyakarta

Garuda Indonesia memiliki 10 jadwal penerbangan Jakarta – Yogyakarta. Hanya satu jadwal yang dibekukan setelah insiden pesawat tergelincir di Bandara Adisutjipto pekan lalu.
Pingit Aria
8 Februari 2017, 10:44
Garuda Indonesia
Donang Wahyu|KATADATA

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membekukan satu jadwal penerbangan Garuda Indonesia pada rute Jakarta – Yogyakarta. Hukuman diberikan akibat tergelincirnya pesawat Garuda di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta pada Rabu pekan  lalu.

Juru bicara Kementerian Perhubungan, J.A. Barata, menyebutkan sanksi kepada Garuda Indonesia berupa pembekuan izin penerbangan pada pesawat yang mengalami kecelakaan yakni GA-258. Hal tersebut dilakukan sesuai aturan penerbangan yang berlaku.

Sanksi kepada perusahaan pelat merah itu, menurut Barata, tidak memiliki jangka waktu. "Pencabutan sanksi dilakukan setelah adanya tindakan korektif," kata Barata saat dihubungi, Rabu (8/2).

(Baca juga: Garuda Incar Tiga Slot Penerbangan Jakarta – Tokyo – Los Angeles)

Barata menyatakan, tindakan korektif untuk pencabutan sanksi, harus disosialisasikan maskapai secara internal. Setelah itu, pemerintah akan melakukan pemeriksaan hingga yakin betul kejadian serupa tidak terulang lagi. "Setelah Pemerintah yakin, barulah sanksi dicabut," katanya.

Menanggapi sanksi tersebut, Vice President Corporate Communication Garuda, Benny S Butarbutar menyatakan bahwa managemen sebenarnya telah melakukan upaya perbaikan. Di antaranya dengan melakukan investigasi internal yang melibatkan unit-unit kerja di bidang keamanan, keselamatan, dan pelayanan penerbangan.

Grafik: Jumlah Penumpang Pesawat Domestik dan Internasional 2010-2016
Jumlah Penumpang Pesawat Domestik dan Internasional 2010-2016

Setelah kejadian, manajemen Garuda langsung memberlakukan preventive grounding (tidak mengeluarkan izin terbang kepada awak kokpit pesawat yang terlibat insiden) untuk kepentingan investigasi. Selain itu, seluruh pilot Garuda Indonesia juga diberi arahan untuk meningkatkan kewaspadaan dalam keselamatan penerbangan.

Sementara, mengenai sanksi pembekuan sementara izin rute Jakarta - Yogyakarta, Benny menjelaskan bahwa Garuda Indonesia saat ini melayani sepuluh penerbangan Jakarta – Yogyakarta (pulang-pergi) setiap harinya. Sedangkan yang dikenakan sanksi hanya satu penerbangan yakni GA-258 yang jadwal terbangnya pukul 17.20 dari Jakarta dan tiba di Yogyakarta pada 18.35. “Penerbangan lainnya tetap dilayani dengan normal seperti biasa,” kata Benny.

(Baca juga:  Indonesia Gandeng Amerika Bangun Bandara dan Transportasi Udara)

Saat ini, manajemen Garuda akan bekerjasama dengan regulator dan menerima sanksi tersebut begitu mendapatkan surat resmi dari Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. “Garuda Indonesia memahami maksud dan tujuan pemberian sanksi sebagai upaya untuk menciptakan iklim industri penerbangan yang sehat, aman dan kondusif bagi pertumbuhan transportasi udara kedepannya,” kata Benny.

Sebelumnya, pesawat Garuda Indonesia dengan nomor GA-258 tergelincir di landasan pacu ketika akan mendarat di tengah cuaca hujan di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Rabu (1/2) malam. Saat kejadian, pesawat Boeing 737-800NG itu mengangkut 123 penumpang dan tujuh kru.

Bandara Adisutjipto sempat ditutup beberapa jam untuk mengevakuasi badan pesawat setelah kejadian. Akibatnya, sejumlah penerbangan dialihkan ke Bandara Adi Sumarmo, Solo.

(Baca juga:  Kembangkan Dua Bandara, Pemerintah Berniat Jual Saham Angkasa Pura)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait