Ekspor Perikanan 2017 Ditargetkan Naik Dua Kali Lipat

Pasar utama bagi produk perikanan Indonesia adalah Amerika Serikat, Jepang dan Cina.
Image title
1 Januari 2017, 09:00
Ikan
Arief Kamaludin | Katadata

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pasang target ekspor produk perikanan sebesar US$ 7,62 miliar pada tahun depan. Nilai ini hampir dua kali lipat dari capaian ekspor dari bulan Januari sampai November 2016 sebesar US$ 3,78 miliar dengan volume ikan sebanyak 978,33 ribu ton.

“Kami harapannya ke depan semakin besar seperti perikanan di negara-negara lain. Tren ekspor dari tahun 2012 sampai 2016 kita menunjukan peningkatan,” kata Direktur Jenderal ‎Pengu‎atan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Nilanto Perbowo di Jakarta, Jumat (30/12/2016)

Nilanto menyebutkan, pada periode Januari-November 2016 nilai ekspor produk perikanan US$ 3,78 miliar, naik tipis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 3,6 miliar. Sementara jika dilihat volumenya, selama 11 bulan pertama tahun ini ekspor produk perikanan mencapai 978 ribu ton, naik dari 975 ribu ton pada 2015.

(Baca juga: Investasi Kelautan dan Perikanan Capai Rp 9,16 Triliun)

Advertisement

Sebelumnya, kinerja ekspor perikanan mencapai rekor tertinggi pada tahun 2014 yakni 1,16  juta ton dengan nilai US$ 4,23 miliar. Jika merujuk ke data dari tahun 2012 sampai tahun 2016 maka kinerja ekspor perikanan naik 2,43 persen.

Adapun pasar ekspor utama produk perikanan yang terbesar pada 2016 adalah Amerika Serikat dengan US$ 1,46 juta. Nilai ini mengalami peningkatan 8,77 persen dari tahun 2015 yakni US$ 1,34 juta.

Di peringkat kedua ditempati oleh Jepang dengan US$ 574 juta atau sedikit turun dibanding tahun 2015 sebesar US$ 575 juta. Pasar lain yang mengalami peningkatan adalah Cina dengan nilai ekspor mencapai US$ 479 juta atau naik 9,38 persen dibanding tahun 2015.

(Baca juga: Sertifikat Diakui, Ekspor Budidaya Ikan 2017 Diharapkan Naik)

Ekspor produk perikanan juga meningkat ke kawasan ASEAN dengan total nilai transaksi sebesar $ 497 juta atau meningkat 6,45 persen dibanding tahun 2015. Sementara itu untuk Uni Eropa nilai ekspor mengalami penurunan sebesar 0,94 persen dari $ 373 juta pada 2015 ke $ 370 juta pada 2016.

Nilanto mengatakan untuk mencapai target ekspor tahun 2017, KKP telah menyiapkan beberapa langkah. Di antaranya dengan menggelar lima pameran internasional di Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Belgia, dan Dubai.

(Baca juga: Target Perikanan Budidaya Tak Tercapai, Pemerintah Salahkan Cuaca)

Reporter: Muhammad Firman
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait