Rekor Tambahan Kasus Covid-19, Daerah-daerah Ini Disorot Gugus Tugas

Ada perbedaan data antara pemerintah pusat dan daerah. Seorang pasien Covid-19 di Papua meninggal dunia tanpa penyakit penyerta.
Pingit Aria
7 Juni 2020, 10:28
Petugas berjaga di Jalan Rungkut Menanggal yang ditutup untuk mencegah penularan corona di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (4/6/2020).
ANTARA FOTO/Didik Suhartono/wsj.
Petugas berjaga di Jalan Rungkut Menanggal yang ditutup untuk mencegah penularan corona di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (4/6/2020).

Jumlah penularan virus corona di Indonesia kembali memecahkan rekor tertinggi pada Sabtu (6/6). Pemerintah mencatat jumlah pasien baru Covid-19 mencapai 993 orang. Rekor tambahan tertinggi sebelumnya terjadi pada Kamis 21 Mei 2020 sebanyak 973 orang.

Provinsi Jawa Timur menjadi wilayah dengan penambahan kasus tertinggi, meski jumlah pasien sembuh juga dilaporkan meningkat secara signifikan.

“Kenaikan tertinggi pada hari ini kita dapatkan dari pemeriksaan di Jawa Timur sebanyak 286 kasus, meskipun pada hari yang sama Jawa Timur juga melaporkan kasus sembuh sebanyak 154 kasus.” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (6/6).

Advertisement

Kemudian di bawah Jawa Timur ada DKI Jakarta yang melaporkan penambahan kasus sebanyak 104, disusul Papua 87, dan Sulawesi Utara 79.

(Baca: Larangan Mudik Berakhir, Tol Layang Jakarta-Cikampek Kembali Dibuka)

Provinsi-provinsi ini pun menjadi sorotan pemerintah. Berikut adalah beberapa catatan dalam laporan analisis harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19:

Jawa Timur

Terdapat peningkatan kasus positif menjadi 286 kasus pada Sabtu (6/6), dengan komparasi 141 kasus pada hari sebelumnya. Dengan total akumulasi pasien positif sebanyak 5835 kasus, Provinsi Jawa Timur berada pada taraf bahaya.

Catatan Gugus Tugas, terdapat peningkatan jumlah pasien sembuh menjadi 154 pasien, dengan komparasi 118 pasien kemarin. Saat ini total akumulasi pasien sembuh di Provinsi Jawa Timur adalah 1361 pasien.

Selain itu, terdapat peningkatan jumlah kasus meninggal akibat Covid-19 menjadi 17 kasus, dengan komparasi 9 kasus kemarin. Saat ini total akumulasi kasus meninggal di Provinsi Jawa Timur sebanyak 463 kasus

Hal yang perlu diperhatikan:

a. Keluarga di Surabaya memaksa untuk membawa pulang jenazah positif dari rumah sakit tanpa protokol Covid-19. Setelah dilakukan mediasi, jenazah kemudian dibawa ke pemakaman Keputih dengan ambulans diiringi pihak kelurahan dan warga.

b. Jumlah anak yang positif Corona di Jatim mencapai 378. Angka tersebut diumumkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Timur. Di antara 378 anak-anak yang positif Corona di Jawa Timur, ada 3 yang meninggal dunia. Dua di Surabaya dan satu di Pamekasan.

(Baca: Kembali Cetak Rekor Harian, Sebanyak 551 Pasien Sembuh dari Corona)

DKI Jakarta

Provinsi DKI Jakarta saat ini sudah memasuki masa transisi dari Pembatasan Sosial Berskala Besar menuju normal baru. Bagaimanapun, masih terdapat peningkatan kasus positif menjadi 104 kasus pada Sabtu (6/6), dengan komparasi 76 kasus pada hari sebelumnya. Provinsi DKI Jakarta juga berada pada taraf bahaya dengan akumulasi pasien positif sebanyak 7870 kasus.

Di Jakarta terdapat penurunan jumlah pasien sembuh menjadi 85 pasien, dengan komparasi 144 pasien sehari sebelumnya. Saat ini total akumulasi pasien sembuh di Provinsi DKI JAKARTA adalah 2836 pasien.

Selain itu, tidak ada kasus meninggal akibat Covid-19 pada Sabtu (6/6). Dengan demikian, akumulasi kasus meninggal di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 524 kasus.

Bagaimanapun, Gugus Tugas menyoroti beberapa peristiwa, seperti hajatan di Jalan Petojo Enclek, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, yang seharusnya masih dilarang di masa transisi. Selain itu, kondisi pasar rakyat Kalibaru, Jakarta Utara yang dipadati warga yang berbelanja juga mengkhawatirkan menyimpan potensi penularan virus corona.

(Baca: Jakarta Jalani Fase Pelonggaran PSBB)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait