Biofarma, Kalbe hingga Eijkman Adu Cepat Uji Vaksin Covid-19

Pingit Aria
22 Juli 2020, 14:24
Menristek dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro (kedua kiri) bersama SEVP Penelitian dan Pengembangan Adriansjah Azhari (kedua kanan) meninjau laboratorium vaksin dan serum Bio Farma saat kunjungan kerja di Bandung, Jawa
ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Menristek dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro (kedua kiri) bersama SEVP Penelitian dan Pengembangan Adriansjah Azhari (kedua kanan) meninjau laboratorium vaksin dan serum Bio Farma saat kunjungan kerja di Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). Kunjungan kerja tersebut dalam rangka melihat perkembangan inovasi riset dan pengembangan serta fasilitas laboratorium serum dan vaksin Organisasi Kerjasama Islam.

Harapan Pemulihan Ekonomi

Pengembangan vaksin menjadi kabar baik bagi pemulihan ekonomi. Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada perdagangan Rabu (22/7) diprediksi melanjutkan kenaikan. Indeks saham pada perdagangan hari kemarin melesat sebesar 1,26% menyentuh level 5.114,71.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menyebut IHSG bakal bergerak di zona hijau pada hari ini. Selain dipengaruhi penemuan vaksin, pergerakan indeks juga terdorong peralihan investasi Blackrock ke Indonesia.

Ia memperkirakan resitance indeks hari ini akan berada di area 5.187 hingga 5150. Sedangkan, area support berada pada rentang 5.011 hingga 5.062. “Secara teknikal, candlestick membentuk long white body dengan volume yang cukup tinggi, mengindikasikan potensi penguatan dalam jangka pendek,” kata Dennies dalam risetnya pada Rabu (22/7).

Harga minyak pun bergerak naik pada perdagangan Rabu (22/7) waktu Indonesia, hingga mencapai level tertinggi dalam dalam empat bulan terakhir. Kenaikkan itu didukung uji coba vaksin virus corona.

Mengutip Bloomberg pada hari ini pukul 07.06 WIB, harga minyak Brent untuk kontrak pengiriman September 2020 naik 2,4 persen menjadi US$ 44,32 per barel. Sedangkan harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman September 2020 naik 2,82 persen menjadi US$ 41,96 per barel.

BIN BANTU ALAT PENELITIAN VAKSIN COVID-19
BIN BANTU ALAT PENELITIAN VAKSIN COVID-19 (ANTARA FOTO/Moch Asim/wsj.)

 

Bagaimanapun, Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir mengingatkan agar masyarakat sebaiknya tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan. Sebab, vaksin masih perlu beberapa bulan lagi sampai dapat diproduksi secara massal.

Menteri BUMN itu mengatakan masyarakat harus tetap menjaga jarak, mencuci tangan, dan mengenakan masker untuk mencegah penularan Covid-19. "Jangan berasumsi ketika ada suasana yang positif, apakah itu vaksin, penyembuhan yang meningkat, sudah waktunya hidup seperti normal yang dulu. Bukan seperti itu," ujar Erick.

Reporter: Antara, Febrina Ratna Iskana, Ihya Ulum Aldin, Ameidyo Daud Nasution
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait