Lima Provinsi Terbanyak Penerima BLT Pekerja Berada di Jawa

Peserta BPJS Ketenagakekrjaan yang telah terverifikasi untuk mendapat subsidi gaji umumnya berada di Jawa.
Pingit Aria
27 Agustus 2020, 13:32
Pekerja pabrik Kereta api PT INKA di Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (4/8/2020).
ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/aww.
Pekerja pabrik Kereta api PT INKA di Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (4/8/2020).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini meresmikan program bantuan subsidi upah kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp 5 juta. Bantuan tersebut akan diberikan kepada 15,7 juta pekerja, namun pada tahap awal bantuannya akan dicairkan untuk 2,5 juta pekerja.

Penerima bantuan terdiri dari berbagai latar belakang profesi, seperti pekerja honorer, guru honorer, karyawan hotel, hingga tenaga medis. "Ini yang kita luncurkan hari ini 2,5 juta. Kami harapkan nanti di bulan September selesai 15,7 juta pekerja," kata Jokowi, Kamis (27/8) di Istana Negara, Jakarta.

Pemerintah hingga kini masih terus mengumpulkan data penerima bantuan subsidi upah dari BPJS Ketenagakerjaan. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan, data pekerja yang telah terkumpul sebanyak 13,8 juta orang atau sekitar 88% dari target.

Bagaimanapun, “Data yang sudah divalidasi dan diverifikasi oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan kriteria Permenaker Nomor 14 Tahun 2020 sejumlah 10,8 juta orang atau 69% dari target,” kata Ida di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/8).

Calon penerima program subsidi upah ini merupakan peserta aktif BP Jamsostek yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia. Namun, dari data yang telah diverifikasi, lima provinsi dengan jumlah pekerja terbanyak semuanya ada di wilayah di Pulau Jawa.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menyatakan, proses pengumpulan data masih akan dilanjutkan. "Untuk pencairan dana sendiri akan dibagi dalam beberapa gelombang agar bisa merata kepada seluruh calon penerima yang mencapai 15,7 juta pekerja, dengan tepat sasaran," ujarnya dalam video conference.

Pemerintah telah mengalokasikan Rp 37,7 triliun untuk program subsidi pekerja terdampak covid-19. Satu orang pekerja akan mendapatkan subsidi total Rp 2,4 juta. Transfer dana tersebut akan dilakukan dua kali dalam empat bulan, masing-masing sebesar Rp 1,2 juta.

Berikut daftar lima provinsi terbanyak pekerjanya menerima subsidi yang dihimpun :

1. DKI Jakarta

Dari data BPJS Ketenagakerjaan, mayoritas penerima subsidi yang telah terverifikasi berasal dari DKI Jakarta. Di Ibu Kota, sudah ada 3.072.814 rekening peserta yang masuk dalam sistem penyaluran bantuan.

Jakarta memang merupakan pusat kegiatan ekonomi Indonesia. Pada 2017, jumlah perusahaan industri manufaktur besar dan sedang di DKI Jakarta sebanyak 2.582 perusahaan terdiri dari industri besar sebanyak 706 perusahaan dan industri sedang sebanyak 1.876 perusahaan.

2. Jawa Barat

Jawa Barat menempati urutan kedua terbanyak jumlah pekerja yang akan menerima subsidi gaji. Sebanyak 1.958.260 rekening peserta yang telah divalidasi BPJS Ketenagakerjaan.

Jawa Barat memiliki tingkat konsentrasi yang tinggi untuk manufaktur. Di antaranya, pusat industri elektronik, kulit, pengolahan makanan, tekstil, furnitur dan industri pesawat. Sekitar tiga perempat dari industri manufaktur nonmigas nasional berproduksi di wilayah Jawa Barat.

3. Jawa Tengah dan Yogyakarta

BPJS Ketenagakerjaan menggabungkan data penerima subsidi gaji bagi pekerja di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Di kedua daerah ini telah tercatat 1.787.918 rekening peserta.

Seperti Jawa Barat, di Jawa Tengah juga terdapat sejumlah industri besar dan menengah. Di daerah Semarang, Ungaran, Demak dan Kudus misalnya, merupakan kawasan industri utama manufaktur seperti industri rokok, semen dan batik. Sementara manufaktur di Yogjakarta masih didominasi usaha konstruksi.

4. Jawa Timur

Wilayah selanjutnya sebagai penerima subsidi gaji tertinggi kempat yakni Jawa Timur. Di sana, sebanyak 1.557.200 rekening peserta penerima telah diverifikasi.

Di Jawa Timur ada sejumlah industri besar di antaranya galangan pembuatan kapal PT PAL di Surabaya, industri perlengkapan tempur PT Pindad di Malang dan industri besar kereta api terbesar di Asia Tenggara milik PT INKA di Madiun.

Selain itu, di Jatim juga terdapat industri pengolahan kertas, rokok, pupuk serta semen. Provinsi ini juga memiliki 12 kawasan industri estate di beberapa kota/kabupaten.

5. Banten

Berbatasan dengan wilayah Jakarta dan Jawa Barat, BPJS Ketenagakerjaan mencatat jumlah penerima subsidi gaji di Provinsi Banten yang telah terverifikasi sebanyak 965.965 rekening peserta. Wilayah ini cukup banyak industri manufaktur yang juga sebagai penopang pertumbuhan ekonomi wilayah seperti industri makanan dan minuman serta industri logam.

Bagaimana dengan wilayah lain di luar Jawa? BP Jamsostek membaginya menurut cakupan kantor wilayah mereka. Berikut datanya: Kalimantan, dengan 1.096.658 rekening penerima. Kemudian, Sumatra bagian Utara (Sumbagut) sebanyak 608.559 rekening penerima, Sumatera Barat dan Provinsi Riau (Sumbarriau) sebanyak 798.763 rekening penerima dan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) sebanyak 626.530 rekening penerima.

Sedangkan wilayah yang tercatat paling sedikit jumlah penerima subsidi gajinya adalah Bali, Nusa Tenggara, Papua (Banuspa), yakni 521.068 rekening penerima. 

Reporter: Dimas Jarot Bayu
Editor: Pingit Aria

Video Pilihan

Artikel Terkait