Sempat Anjlok Akibat Pandemi, Penjualan Mobil Bangkit 3 Bulan Terakhir

Meski mulai pulih, angka penjualan mobil-mobil Astra masih jauh dibanding tahun lalu.
Pingit Aria
Oleh Pingit Aria
16 September 2020, 07:00
Menara Astra
Dokumentasi Astra
Menara Astra

Industri otomotif mulai menunjukkan tanda kebangkitan setelah terpukul oleh pandemi Covid-19. Hal itu tergambar dalam data penjualan mobil  PT Astra International Tbk selama tiga bulan terakhir.

Sebelumnya, pada Maret 2020, penjualan mobil grup Astra mencapai 45.931 unit. Memasuki bulan April yang ditandai dengan berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah, penjualan mobil merosot hingga 3.804 unit. Angka itu kembali merosot hingga 1.102 unit pada Mei 2020. Berikut datanya:

Memasuki bulan Juni, penjualan mulai meningkat menjadi 4.856 unit. Kemudian, 10.140 unit mobil terjual pada bulan Juli dan 16.773 unit lainnya pada bulan Agustus 2020.

“Penjualan mobil Astra dan nasional pada tiga bulan terakhir (Juni – Agustus 2020) perlahan mengalami kenaikan. Kami berharap pemulihan ini terus dapat berlanjut, sehingga berkontribusi pada penjualan mobil nasional,” ujar Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto melalui siaran pers, Selasa (15/9).

Khusus untuk jenis mobil Astra LGCC (Low Cost Green Car) pada bulan Juni mencapai 878 unit, Juli 1.551 unit dan pada terus meningkat pada Agustus sebanyak 5.217 unit.

Penjualan tertinggi mobil Astra didominasi merek Toyota, yang bulan Juni membukukan 3.775 unit, Juli 7.332 unit dan Agustus 8.740 unit. Sedangkan, penjualan Daihatsu pada Juni 331 unit, Juli 1.553 unit dan Agustus 6.651 unit. Untuk penjualan Isuzu, pada Juni 693 unit, Juli 1.166 unit dan pada Agustus 1.312 unit.

Peningkatan penjualan mobil juga tampak pada merek-merek di luar Astra yang mencapai 7.767 unit pada Juni, 15.143 unit pada Juli dan pada Agustus mencapai 20.504 unit.

Lebih rinci, penjualan merek mobil Suzuki pada Juni 2.755 unit, Juli 6.369 unit dan Agustus 3.501 unit. Untuk merek Mitsubisi, penjualan mobil pada Juni sebesar 2.404 unit, Juli 4.690 unit dan Agustus 4.867 unit.

Sebelumnya, Astra menyatakan tidak yakin penjualan mobil dan sepeda motor bisa segera pulih seperti masa sebelum pandemi Covid-19. Alasannya, pemulihan daya beli masyarakat yang terdampak pandemi membutuhkan waktu.

Sebagai perbandingan, pada Juni 2019, penjualan mobil Astra mencapai 26.474 unit. Kemudian meningkat menjadi 44.359 pada Juli 2020 dan 46.944 unit pada Agustus 2020. Artinya, penjualan mobil selama tiga bulan terakhir hanya sekitar 26% dari periode yang sama tahun lalu.

Direktur Astra International Henry Tanoto menjelaskan arah penjualan kendaraan bermotor perseroan sepenuhnya tergantung dari kondisi pasar. Berkaca pada pernyataan Gabungan Indostri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil tahun ini diperkirakan sebesar 600.000 unit atau turun sekitar 40% dibandingkan tahun lalu.

"Untuk Astra International, target penjualan mobil kami sesuai dengan pangsa pasar kami di kendaraan bermotor roda empat," kata Henry dalam konferensi pers secara virtual, Senin (24/8) lalu

Sedangkan, jika dibandindingkan dengan periode tahun lalu, market share Astra pada Agustus 2020 sebesar 45%, atau turun dibandingkan periode sama tahun lalu 53%.

BACA JUGA

Editor: Pingit Aria

Video Pilihan

Artikel Terkait