Kasus Corona RI Terendah dalam 9 Bulan, Penambahan Harian 2.385 Orang

Rendahnya tambahan kasus Corona selama dua hari terakhir di Indonesia dipengaruhi oleh kapasitas tes yang terbatas karena masa libur lebaran.
Pingit Aria
15 Mei 2021, 17:23
corona, covid-19, kasus covid-19
ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/hp.
Umat Islam melaksanakan Salat Idulfitri di Dataran Engku Putri Batam Center, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (13/5/2021). Salat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 2.385 kasus pada hari ini, Sabtu (15/5). Angka ini merupakan yang terendah sejak akhir Agustus 2021.

Sebelumnya, pada 26 Agustus 2020, jumlah penambahan harian Covid-19 sebanyak 2.306 kasus. Namun, setelah itu jumlahnya terus bertambah hingga mencapai puncaknya pada Januari 2021 dan kembali melandai hingga kini.

Bagaimanapun, rendahnya tambahan kasus Covid-19 yang terdata hari ini juga dipengaruhi oleh terbatasnya kapasitas tes di laboratorium saat masa libur lebaran.

Dalam 24 jam terakhir, jumlah spesimen yang dites sebanyak 29.587 dari 22.519 orang. Dengan demikian, positivity rate harian tercatat 10,59%, angka ini masih lebih baik dari positivity rate mingguan yakni 13,05%.

Pada hari kedua lebaran kemarin, tambahan kasus harian Covid-19 sebanyak 2.633 kasus dari 18.540 spesimen yang diperiksa. Angka ini jauh lebih rendah dari kapasitas tes pada hari biasa yang bisa mencapai 40-50 ribu spesimen.

Simak Databoks berikut: 

Hingga hari ini, total kasus positif Covid-19 menjadi 1.736.670 sejak awal pandemi Maret 2020. Dari jumlah akumulatif tersebut, telah dinyatakan sembuh atau negatif Covid-19 sebanyak 1.597.067 (bertambah 4.181) dan meninggal sebanyak 47.967 (bertambah 144).

Sementara jumlah kasus aktif mencapai 91.636 dengan pemeriksaan 29.587 spesimen dan 84.063 suspek.

Hingga kini pemerintah pusat dan daerah masih berupaya menanggulangi pandemi Covid-19. Berbagai kebijakan telah dikeluarkan guna menekan laju penularan virus corona. Mulai dari pembatasan kegiatan masyarakat, program vaksinasi hingga melarang mudik lebaran 6-17 Mei 2021. "Dan saat ini upaya-upaya ini terbukti berpengaruh menurunkan penambahan kasus positif dan kasus aktif dari waktu ke waktu dan berdampak menurunnya angka positivity rate," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito, Sabtu (15/5).

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap menjalankan protokol Kesehatan dengan Gerakan 3M, yakni menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun.

 

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait