Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Hampir Semua Rumah Sakit di Jakarta Penuh

Dua hari berturut-turut Jakarta memecahkan rekor penambahan kasus Covid-19.
Image title
29 Juni 2021, 14:10
Seorang pekerja mengisi ulang tabung oksigen di salah satu gerai isi ulang oksigen medis di wilayah Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis, (25/6/2021). Seiring dengan meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Jakarta, Kebutuhan isi ulang oksigen medis rumahan ala
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Seorang pekerja mengisi ulang tabung oksigen di salah satu gerai isi ulang oksigen medis di wilayah Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis, (25/6/2021). Seiring dengan meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Jakarta, Kebutuhan isi ulang oksigen medis rumahan alami peningkatan.

Kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Di DKI Jakarta, jumlah pasien baru Covid-19 terus memecahkan rekor. Dampaknya, hampir semua rumah sakit rujukan Covid-19 di Ibu Kota penuh.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur rumah rakit rujukan pasien Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 93%. Sementara tingkat keterisian ruang ICU pasien Covid -19 di ibu kota sebesar 87%.

"Namun kami terus meningkatkan dan mengupayakan penambahan tempat tidur dan ruang ICU, penambahan tenaga kesehatan, laboratorium, dan dukungan," kata Riza di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (28/6).

Menurut Riza, yang penting saat ini bukan bagaimana Pemprov DKI menyediakan berbagai fasilitas untuk pasien Covid -19, tetapi mengoptimalkan penerapan protokol kesehatan oleh warga.

Advertisement

"Kita harus mulai dari hulu, diri sendiri, keluarga sendiri, untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan baik, agar tak bertambah lagi jumlah kasus positif yang sudah sangat banyak ini," ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, pertambahan kasus positif Covid-19 di Jakarta dalam dua hari terakhir melampaui 9.000-an kasus karena jumlah testing yang dilakukan Pemprov DKI sangat tinggi.

Penambahan kasus positif Covid-19 dua hari berturut-turut kembali mencetak rekor. Pada tanggal 26 Juni, penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 9.271 kasus. Kemudian pada 27 Juli, penambahan kasus positif sebanyak 9.394 kasus.

Simak Databoks berikut: 

Angka ini merupakan penambahan kasus tertinggi selama pandemi di DKI Jakarta. "Testing pekan ini 135.940, artinya 14 kali lipat standar WHO. Itu cara yang dilakukan ini Pemprov untuk menyelesaikan, yakni meningkatkan 3T, tugas masyarakat meningkatkan (Gerakan) 3M," tuturnya.

Gerakan 3M yang dimaksudkannya adalah menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun. Cara ini telah terbukti efektif mencegah penularan virus corona.

Berdasarkan data pada website corona.jakarta.go.id pada Selasa (29/6), total tempat tidur untuk ruang ICU dengan tekanan negatif dan tanpa tekanan negatif sebanyak 668 unit. Dari jumlah tersebut, hanya tersisa 83 unit.

Lalu, untuk jumlah keseluruhan tempat tidur isolasi dengan tekanan negatif dan tanpa tekanan negatif sebanyak 4.626 unit. Dari jumlah tersebut telah terisi sebanyak 4.197 dan tersisa 429 unit.

Sedangkan untuk ruang PICU/NICU/Perina, disediakan 163 tempat tidur dan telah terpakai 103 unit. Sehingga tersisa 60 unit tempat tidur.

Selain itu, tempat tidur di ruang operasi khusus bagi pasien Covid-19 disediakan 23 kasur, dan tersisa 2 kasur. Kemudian, untuk tempat tidur di ruang cuci darah khusus bagi pasien Covid-19 disediakan 43 unit, dan tersisa 3 unit.

Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi
Editor: Pingit Aria

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait