Data Criteo: Ramadan Tingkatkan Penjualan E-Commerce

Tren penjualan retail online menanjak pada 10 hari menjelang Ramadan dan bertahan sampai Idul Fitri.
Cindy Mutia Annur
23 April 2019, 17:52
Telaah - E-commerce
Stanisic Vladimir/123rf

Perusahaan teknologi pemasaran niaga Criteo menyebut bahwa penjualan e-commerce meningkat selama Ramadan di Indonesia dan Malaysia. Peningkatan transaksi ter jadi pada situs mobile, desktop, maupun aplikasi.

Pada Ramadan tahun lalu, peningkatan penjualan melalui situs mobile di Indonesia dan Malaysia mencapai 69%, dibandingkan penjualan pada desktop  yang mencapai 53 %, dan penjualan di aplikasi sebesar 41%.  

Managing Director SEA Pacific Criteo Alban Vilani mengatakan, penjual harus memanfaatkan momen Ramadan untuk menarik konsumennya. Menurutnya, penjual harus mulai menjangkau pembeli pada dua minggu lebih awal dengan pesan yang relevan.

“Jadi, Ramadan bukan hanya momen membeli barang-barang untuk dekorasi rumah, tetapi juga momen untuk membelikan hadiah bagi keluarga dan kerabat mereka,” ujar Alban di Menara Sentraya, Jakarta, Selasa (23/4).

Advertisement

Criteo menyebut, kinerja penjualan online di wilayah Malaysia dan Indonesia selama Ramadhan tahun lalu, yakni pada 15 Mei sampai 14 Juni 2018. Tercatat, penjualan retail online menanjak pada 10 hari menjelang Ramadan dan bertahan sampai Idul Fitri, yakni pada 15 Juni 2018. 

(Baca: Rilis ByMe, Tokopedia Gaet 13 Influencer untuk Rekomendasikan Produk)

Sementara, di Indonesia sendiri terjadi peningkatan sebesar 105% dalam penjualan retail online pada Juni 2018. Gabungan presentasi di kedua negara tersebut terjadi peningkatan penjualan retail online hingga 57 % pada 4 Juni 2018.

Alban menjelaskan, kategori busana (fashion) dan elektronik sudah pasti menjadi yang paling unggul. Kemudian, kategori permainan (games), dekorasi rumah (home decoration), serta kesehatan dan kecantikan (health and beauty) ada di belakangnya.

Adapun, penelitian yang dilakukan oleh Criteo tersebut dilakukan terhadap lebih dari 111 juta transaksi perbelanjaan di dekstop, ponsel pintar dan tablet dari 107 pengiklan terbesar di Malaysia dan Indonesia. Penjualan mobile termasuk penjualan melalui mobile web dan aplikasi, serta ponsel pintar dan juga tablet.

Sementara, Senior Accountant Strategist Criteo SEA Pacific Criteo McCarl Leonardo mengatakan, momen Ramadan merupakan salah satu peluang yang besar untuk industri e-commerce, khususnya bagi para retailer.

(Baca: Startup Gaya Hidup Shopback Dapat Suntikan Modal Rp 643,5 Miliar)

Leo mengatakan, perusahaannya menyarankan tiga tips agar penjual retail dapat menjangkau konsumenya dengan optimal selama Ramadan. Pertama, promosi harus dimulai dua minggu sebelum Ramadan. “Seminggu terakhir Ramadan, mereka boleh turunkan investasinya karena konsumen biasanya sudah tidak belanja lagi," ujarnya.

Kedua, online retail harus fokus mengoptimalkan lingkungan (environtment) yang ramah bagi konsumen di perangkat mobile maupun aplikasiSebab pemasaran berbasis perangkat mobile dan aplikasi terus meningkat selama Ramadan.

Ketiga, menurut Leo, traffic selama akan meningkat dua kali lipat dibandingkan bulan biasanya. Oleh karena itu, upaya digital marketing sangat disarankan agar penjual dapat menjangkau peluang tersebut.

Reporter: Cindy Mutia Annur
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait