Survei OpenSignal: Jaringan 4G Telkomsel Paling Unggul pada Akhir 2018

Dalam riset sebelumnya yang dilakukan pada 1 Februari sampai 1 Mei 2018, kecepatan pengunduhan 4G dari Smartfren mengungguli Telkomsel.
Desy Setyowati
21 Februari 2019, 06:00
telkomsel.jpg

Perusahaan analis jaringan telekomunikasi OpenSignal merilis laporan terkait kemampuan jaringan dari lima operator seluler di Indonesia. Laporan itu menunjukkan, bahwa PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) unggul dalam menyediakan layanan 4G di Indonesia pada 2018.

Telkomsel unggul dalam hal kecepatan pengunduhan dan pengunggahan 4G. Sementara tingkat latensi atau keterlambatannya paling rendah. Namun, peringkat Telkomsel terkait ketersediaan layanan 4G masih di bawah PT Smartfren Telecom Tbk.

"Kecepatan unduhan 4G rata-rata Telkomsel naik 1,5 Mbps menjadi 14,4 Mbps dalam enam bulan terakhir," demikian dikutip dari laporan OpenSignal, Rabu (20/2).

Riset ini dilakukan OpenSignal dengan menganalisa 5,1 juta poin data yang dikumpulkan dari 937.410 perangkat selama 1 Agustus 2018 hingga 29 Oktober 2018. Dalam laporan ini, Telkomsel juga unggul dalam hal kecepatan pengunduhan dan latensi 3G.

Advertisement

(Baca: Bentuk Finarya, Telkomsel Resmi Pisahkan Bisnis Fintech Pembayaran)

Padahal, dalam riset sebelumnya yang dilakukan pada 1 Februari sampai 1 Mei 2018, kecepatan pengunduhan 4G dari Smartfren mengungguli Telkomsel. "Analisis kami menunjukkan kecepatan unduhan 4G Smartfren menurun signifikan selama enam bulan terakhir," demikian dikutip.

Secara keseluruhan, kecepatan pengunduhan Telkomsel sebesar 14,4 Mbps, XL Axiata 8,14 Mbps, Smartfren 6,3 Mbps, Hutchison 3 Indonesia (Tri) 4,47 Mbps, dan Indosat Ooredoo 4,19 Mbps. Lalu, kecepatan pengunggahan Telkomsel 6,7 Mbps, Tri 4,26 Mbps, XL Axiata 4,01 Mbps, Indosat Ooredoo 2,66 Mbps, dan Smartfren 1,83 Mbps.

Sementara itu, tingkat keterlambatan layanan 4G Telkomsel juga yang paling rendah. Lalu, disusul oleh Tri, XL Axiata, dan Indosat Ooredoo. Latensi adalah penundaan atas pengantaran data. Nilai yang lebih rendah dari metrik ini menunjukkan jaringan yang lebih responsif.

(Baca: Pertumbuhan Konsumsi Data Jadi Beban Operator Telekomunikasi)

Adapun layanan 4G dibahas juga oleh Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1 Joko Widodo dalam Debat Capres kedua pada Minggu (17/2) malam lalu. Jokowi menyebutkan, jaringan 4G baru tersedia di 74% kabupaten dan kota. "Semoga akhir tahun (jaringan 4G) di seluruh Tanah Air tersambung," kata dia.

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait