Facebook Siap Integrasikan Messenger, WhatsApp dan Instagram

Ide itu datang langsung dari Chief Executive Officer (CEO) Facebook Mark Zuckerberg.
Desy Setyowati
28 Januari 2019, 16:15
Facebook
Katadata

Perusahaan teknologi adal Amerika Serikat (AS), Facebook berencana mengintegrasikan layanan pesan Messenger di platform-nya dengan Instagram dan WhatsApp. Dengan begitu, pengguna bisa berkirim pesan antar jaringan untuk pertama kalinya.

New York Times melaporkan, rencana itu datang dari Chief Executive Officer (CEO) Facebook Mark Zuckerberg. Hal ini mempertegas kewenangan Zuckerberg terhadap ketiga perusahaan, kendati Facebook masih dibelit persoalan keamanan data pribadi pengguna.

Rencananya, ketiga pesan percakapan ini akan diintegrasikan pada akhir 2019 atau awal 2020. "Kami ingin membangun pengalaman perpesanan terbaik dan pengguna bisa berkirim pesan dengan cepat, sederhana, dapat diandalkan dan bersifat pribadi," kata manajemen Facebook dikutip dari New York Times, akhir pekan lalu (25/1).

(Baca: Facebook & WhatsApp Perangi Hoaks Jelang Pilpres )

Advertisement

Oleh sebab itu, Zuckerberg menekankan agar pesan terintegrasi ini tetap mengedepankan end to end enkripsi. Sistem ini sudah diterapkan di WhatsApp, yang memungkinkan pesan hanya bisa dibuka oleh pengirim dan penerima. Artinya, WhatsApp sebagai penyedia platform dan Facebook yang menjadi induknya pun tidak bisa membuka pesan tersebut.

Grafik:

"Kami bekerja untuk membuat pesan yang dienkripsi end-to-end dan mempertimbangkan cara untuk membuat pengiriman pesan lebih mudah untuk terhubung dengan teman dan keluarga di seluruh jaringan," kata manajemen Facebook.

Manajemen Facebook berharap, integrasi ini akan meningkatkan penggunaan Facebook dan dua platform-nya lainnya. Dengan begitu, Facebook bisa meningkatkan pendapatan dari sisi iklan. Adapun saat ini, pengguna ketiga layanan mencapai lebih dari 2,6 miliar di dunia.

(Baca: Delapan Langkah Facebook dan WhatsApp Bendung Hoaks Jelang Pemilu)

Presiden dan Direktur Eksekutif Electronic Privacy Information Center Marc Rotenberg khawatir, langkah ini bisa memengaruhi perlindungan data pribadi pengguna.

Perwakilan Partai Demokrat untuk California Ro Khanna menyampaikan, ini adalah hasil dari akuisisi Facebook terhadap WhatsApp dan Instagram. "Bayangkan, bagaimana dunia akan berbeda jika Facebook bersaing dengan WhatsApp dan Instagram," kata dia.

Reporter: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait